Pengungsi Gunung Agung di Marga Dilatih Memasak Bakso dan Nugget

20
Para pengungsi menyambut antusias pelatihan yang diberikan oleh Pemkab Tabanan. (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Para Pengungsi Gunung Agung di Posko Pengungsian Marga, Tabanan, mendapatkan pelatihan pengolahan ikan yang diberikan oleh Pemkab Tabanan, Jumat (6/10).

 ebelumnya, pelatihan ini telah dilakukan di Posko Pengungsian Baturiti dan akan dilakukan di  posko lainnya. Pelatihan difokuskan untuk mengolah bahan makanan yang bersumber dari ikan, seperti keterampilan membuat bakso dan juga nugget.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Perikanan, I Made Subagia,  Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tabanan, Ny. Putriningsih Wirna dan Camat Marga, I Gst. Agung Alit Adiatmika.

I Made Subagia menjelaskan, Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan life skill bagi para pengungsi di Tabanan, sesuai dengan arahan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti. Harapannya, para pengungsi mendapat keterampilan dan dapat menggunakannya sebagai bahan pangan.

Sementara itu, Ny. Putriningsih Wirna yang menjadi instruktur, dengan keterampilannya memberikan pelatihan kepada para pengungsi, dirinya dibantu oleh  anggota DWP Tabanan.

Dirinya menjelaskan, bahan yang dipakai untuk pelatihan ini adalah ikan, khususnya ikan lele karena di Tabanan banyak produksi lele. Namun nantinya bahan ini bisa divariasikan. “Nanti dagingnya bisa  divariasi, seperti ayam atau babi, sesuai dengan kebutuhan dan selera, bisa juga dikombinasikan. Ke depannya bila memungkinkan kami akan adakan pelatihan membuat krupuk dengan bahan baku lele,” imbuhnya.

Ny. Wirna juga berinteraksi dengan pengungsi, dirinya berpesan agar pengungsi selalu bersemangat dan selalu berdoa karena pengungsi tidak sendirian.  “Di mana pun Ibu berada, Ibu harus selalu bersyukur dan berdoa. Jangan bersedih dan tetap semangat karena kalian tidak sendiri, kita ada untuk kalian,” ucapnya.  (man)