Ny. Aris Suradnyana Serahkan  Bantuan Makanan kepada Pengungsi

14
Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng memberikan bantuan kepada pengungsi di Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, yang tinggal di Wantilan Desa Sambirenteng.  (ira)

Singaraja (Bisnis Bali) – Aliran bantuan dari Pemkab Buleleng untuk pengungsi erupsi Gunung Agung seakan tidak pernah berhenti. Kali ini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng memberikan bantuan kepada pengungsi yang berada di Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, yang tinggal di Wantilan Desa Sambirenteng, Rabu (4/10) lalu.

Pemberian bantuan ini diserahkan langsung Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Aries Suradnyana, usai menghadiri penilaian lomba Kegiatan Kesatuan Gerak (KKG) PKK, di Desa Sambirenteng Kecamatan Tejakula.

Seperti diketahui, semenjak status Gunung Agung menjadi awas, Kabupaten Buleleng menjadi tujuan pengungsi karena letak Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Karangasem sangat dekat. Di Desa Sambirenteng ada 2835 orang pengungsi. Namun, khusus di Wantilan Desa Sambirenteng, ada sekitar 80 orang pengungsi yang menetap. Hal tersebut diungkapkan langsung Kepala Desa Sambirenteng, Wayan Ginantri.

Ia mengatakan, jumlah pengungsi yang ada di Wantilan Desa ini terdiri dari pria, wanita dan anak-anak. “Dari 2835 orang pengungsi di Desa Sambirenteng hanya ada 80 orang pengungsi yang ada di Wantilan sisanya menyebar di empat dusun yang ada di Desa Sambirenteng dan ada juga yang tinggal dirumah kerabatnya yang ada di Desa Sambirenteng,” ungkap Ginantri.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Aries Suradnyana menjelaskan, kedatangannya merupakan kepedulian TP PKK Kabupaten Buleleng terhadap pengungsi erupsi Gunung Agung. Ia mengungkapkan, bantuan yang dibawa kali ini berupa makanan jadi siap makan. Uniknya, makanan jadi ini dimasak sendiri olehnya. Istri orang nomor satu di Buleleng ini mengaku sengaja memberikan makanan jadi agar pengungsi tidak perlu memasak lagi.

“Ada telur masak bumbu pindang, ada tempe manis, dan ikan teri semua saya masak sendiri untuk mereka, karena saya kasihan kalau beri bahan makanan, nanti mereka repot lagi masak. Mungkin bantuan ini tidak seberapa, tapi ini kami berikan karena rasa kepedulian kami terhadap pengungsi,” jelasnya Ny. Aries Suradnyana.(ira)