Ekspor Bali tetap Tumbuh

21

Denpasar (Bisnis Bali) – Nilai ekspor Bali pada Agustus 2017 yang dikirim lewat beberapa pelabuhan di Indonesia tercatat mencapai 43.072.264 dolar AS. Angka ini mengalami peningkatan 4,77 persen dibandingkan nilai ekspor Juli 2017, meski di tengah perlambatan petumbuhan ekonomi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Kamis (5/10) mengungkapkan, capaian Agustus 2017 juga tercatat mengalami peningkatan 5,92 persen dari kondisi bulan sama pada 2016  yang tercatat hanya mencapai 40.664.715 dolar AS.

Ia menambahkan, peningkatan nilai ekspor dari bulan sebelumnya (month to month), dominan dipengaruhi meningkatnya nilai ekspor tujuan Australia 1.108.101 dolar AS atau naik 38,88 persen. Setelah Australia, negara lain yang juga menunjukkan peningkatan adalah Brazil dan Belanda masing-masing 386.988 dolar AS dan 356.129 dolar AS. Di sisi lain, jika dilihat dari jenis komoditi, peningkatan secara month to month dominan dipengaruhi naiknya nilai ekspor pada produk perhiasan atau permata 1.633.696 dolar AS, produk perabot, penerangan rumah 869.342 dolar AS, produk pakaian jadi bukan rajutan 482.138 dolar AS, produk ikan dan udang 410.270 dolar AS dan produk kayu, barang dari kayu 351.581dolar AS.

Menurut Adi Nugroho, sebagian besar ekspor ditujukan ke Amerika Serikat, Australia, Jepang, Singapura, dan Hongkong dengan proporsi masing-masing 30,35 persen, 9,19 persen, 7,36 persen, 7,06 persen, dan 4,67 persen. Jika dibandingkan dengan keadaan bulan sebelumnya, tiga negara tujuan utama ekspor tercatat mengalami penurunan, yaitu Amerika Serikat, Singapura, dan Hongkong dengan persentase masing-masing 4,09 persen, 9,65 persen, dan 2,58 persen.  (man)