Benoa akan Dikembangkan Jadi Pelabuhan Marina

31
Kegiatan pisah kenal general manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Pelabuhan Benoa.(kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Pelabuhan Benoa memang akan dikembangkan menjadi pelabuhan marina bertaraf internasional. President Director Pelindo III, Ari Askhara di sela-sela acara pisah kenal general manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Pelabuhan Benoa Kamis (5/10) mengatakan dengan pengembangan tourism port ini Pelabuhan Benoa mampu menampung lebih banyak Cruise sekaligus tempat sandar ratusan yacht.

Diungkapkannya, untuk menjadi pelabuhan marina, di Pelabuhan Benoa sudah mulai melakukan ground breaking pembangunan terminal cruise dan pengerukan alur. Ini akan dilanjutkan dengan perbaikan landscape-nya. Upaya  ini diharapkan Pelabuhan Benoa akan bisa menampung banyak cruise.
Ia menjelaskan Pelabuhan Benoa akan
fokus pada penataan fasilitas penunjang kegiatan kapal pesiar. Ini meliputi pengerukan laut sedalam 12 meter dan pelebaran hingga 200 meter di sekitar dermaga.
Dipaparkannya, perluasan areal dermaga ini  diharapkan dapat menjadi tempat parkir yacht. Ini dilanjutkan dengan fasilitas lain seperti resort dan fasilitas perbelanjaan.

Menurut Askhara, kondisi eksiting Pelabuhan Benoa saat ini memiiki kedalaman alur minus 8 meter Low Water Spring (LWS). Ini bisa mengakomodir kapal pesiar dengan panjang kurang dari 210 meter dengan kapasitas penumpang kurang dari 1.400 orang.
Askhara menambahkan selesai sand breaking kedalaman alur bisa mencapai minus 12 meter LWS. Ini akan bisa dilalui kapal dengan panjang lebih dan 300 meter dengan membawa 5.000 penumpang bisa sandar di Pelabuhan Benoa.

” Proses pembangunan dan penataan di Pelabuhan Benoa tahap dapat selesai sebelum pelaksanaan pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018,” ucapnya. (kup)