Singaraja  (Bisnis Bali) –  Sebagai bentuk kepedulian kepada warga masyarakat pengungsi Gunung Agung, yang sampai saat ini masih berstatus awas, BKS LPD bersama Kepala LPD Kabupaten Buleleng, mengadakan kegiatan sosial melakukan penyerahan bantuan ke sejumlah titik resmi posko pengungsian di Kecamatan Tejakula.

Kegiatan sosial ini turut dihadiri Bank BPD Bali Cabang Singaraja dan Seririt, Bagian Ekonomi, LP-LPD beserta staf. Dalam hari yang sama, rombongan menyerahkan sejumlah bantuan di tiga posko yaitu, di Desa Les, Desa Tembok dan di Desa Pejarakan. Di posko Desa Tembok dan di posko Desa Pejarakan di pimpin oleh Nengah Madra, S.E dan Wayan Darki, S.E.

Ketua BKS LPD Kabupaten Buleleng, Made Nyiri Yasa,S.Sos., M.MA, ketika diwawancarai Bisnis Bali mengatakan, bantuan yang diserahkan adalah berupa sembako, alat – alat mandi, dapur dan obat – obatan.

Ia menjelaskan, sejumlah bantuan tidak hanya diserahkan disejumlah posko yang ada di Kabupaten Buleleng, BKS-LPD juga turut menyalurkan bantuan melalui posko resmi LPD Bali yang ada di LPD Sukahet Sidemen. “Saya Selaku Ketua BKS-LPD Kabupaten Buleleng berterima kasih kepada semua pengurus BKS- LPD, LP- LPD Kabupaten Buleleng, Tim Pembina LPD yang  kompak  mendukung dan semangat penuh kebersamaan, untuk setiap kegiatan BKS-LPD Kabupaten Buleleng,”ungkapnya.

Pihaknya berharap, bantuan yang disalurkan dapat diteruskan secara efektif kepada para pengungsi. Selain itu, pihaknya mendukung rancangan pemerintah, dimana akan menyediakan tempat penampungan pengungsi secara lebih terpencar dan memberikan bantuan ULP (uang lauk pauk) apabila  status Gunung Agung masih berstatus awas sampai waktu yang tidak bisa ditentukan yang mengharuskan warga Karangasem untuk tetap berada di posko pengungsian. “Jika lama belum meletus tentu warga Karangasem yang mengungsi, lama belum kembali ke daerahnya, sehingga kami sangat mendukung,” tuturnya. (ira)