Denpasar (Bisnis Bali) – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali tercatat mencapai 601.884 kunjungan pada Agustus 2017. Kondisi tersebut naik 1,66 persen dibandingkan bulan sebelumnya tahun yang sama dengan didominasi wisman asal Tiongkok.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Selasa (3/10) mengungkapkan, Tiongkok mendominasi kunjungan dengan capaian 26,05 persen.

Ia menambahkan, setelah Tiongkok kunjungan wisman ke Pulau Dewata disusul Australia, Jepang, Prancis, dan Inggris dengan persentase masing-masing 16,67 persen, 6,11 persen, 4,93 persen, dan 4,71 persen.

“Sebagian besar wisman yang datang ke Bali melalui bandara, yaitu 599.827 kunjungan, sedangkan yang datang melalui pelabuhan laut 2.057 kunjungan,” katanya.

Ia memaparkan, dibandingkan dengan catatan bulan yang sama pada 2016, jumlah wisman yang datang melalui Bandara Ngurah Rai naik 36,97 persen. Sementara bila dibandingkan dengan catatan Juli 2017 (m to m), kunjungan melalui bandara pada Agustus tercatat naik 1,35 persen. Di sisi lain wisman yang datang melalui pelabuhan laut pada  Agustus 2017 meningkat 779,06 persen dibandingkan Juli 2017.

Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan Agustus 2016, dari sepuluh negara dengan jumlah wisman terbanyak, seluruh negara tercatat mengalami peningkatan.

Menurut Adi Nugroho, pertumbuhan yang paling tinggi dicatat oleh wisman asal India yang mencapai 96,81 persen.

“Negara di luar 10 kontributor utama mencatat angka pertumbuhan 34,57 persen. Di sisi lain, dibanding bulan sebelumnya, dari 10 negara kontributor utama, wisman dari Australia, India, Korea Selatan dan Amerika Serikat mengalami penurunan, masing-masing  -6,02 persen,-20,84 persen,-3,59 persen, dan-11,02 persen,” ujarnya. (man)