Denpasar (Bisnis Bali) –  Kendati belum momen tahun ajaran baru sekolah, permintaan seragam sekolah, baik tingkat SD, SMP hingga SMA tetap “mengalir”.

Menurut Denis, salah seorang pengelola konveksi di Denpasar, Sabtu (30/9), seragam sekolah, mulai seragam SD, SMP hingga SMA, tetap ramai dicari konsumen.

“Meski tanpa momen tahun ajaran baru, konsumen yang mencari seragam sekolah untuk putra maupun putrinya tetap ada,” jelasnya.

Mengenai harga seragam sekolah bervariasi, tergantung jenis bahan dan ukurannya. Misalnya, baju seragam dengan bahan kain tetoron pihaknya jual mulai Rp 35.000 per pcs.

Hal senada diungkapkan Kuntara, salah seorang pengelola bisnis konveksi lainnya.

“Bisnis seragam sekolah kami saat ini tetap berdenyut, kendati permintaannya tak seramai sewaktu momen tahun ajaran baru,” ujarnya. Pihaknya menyediakan seragam mulai TK hingga SMA, bahkan seragam instansi pemerintahan, seperti Satpol PP, Polri hingga TNI.

Lanjutnya, dengan keadaan ekonomi masyarakat yang fluktuatif, membuat pihaknya dituntut harus pintar dan kreatif dalam menyelamatkan bisnisnya ini.’’Hanya dengan berusahalah seperti menyediakan seragam yang beragam dapat memberikan warna baru dalam usaha kami ini,” ungkapnya.

Untuk pengembangan usaha, ia mencoba memberanikan diri untuk meminjam modal lunak kepada bank. ‘’Bank benar-benar memberikan kemudahan terhadap nasabahnya, yang juga benar-benar ingin berusaha dengan usahanya masing-masing,” katanya. (aya)