Denpasar (Bisnis Bali) – Kalangan perbankan terus melakukan inovasi dalam upaya meningkatkan jumlah pengguna kartu kredit. Salah satunya menyasar kalangan generasi milenial dengan rentang umur 25-45 tahun.

Pemimpin BRI Kanwil Bali NTB NTT, Dedi Sunardi di Renon mengatakan, pasar generasi milenial tergolong belum tersentuh kartu kredit, sehingga menjadi pasar yang potensial. Ini pula membuat bank BUMN ini menawarkan kartu kredit Easy Card yang siap memberikan kemudahan kepada seluruh nasabah BRI melalui jaringan mastercard yang tersebar di seluruh dunia.

Kemudahan yang ditawarkan, para pemegang kartu akan memperoleh keuntungan, termasuk cashback senilai 1 persen untuk transaksi tarik tunai di ATM, 2 persen untuk transaksi berbelanja di pasar swalayan (termasuk mini market), serta 3 persen untuk pembelian bahan bakar di seluruh SPBU di Tanah Air.

“Saat ini konsumen tengah beralih dari dunia offline menuju ke dunia yang terkoneksi terus menerus, dan kami percaya kartu kredit ini akan menjadi opsi cara pembayaran yang lebih mudah, aman dan efisien, baik dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga berbelanja online maupun aktivitas lainnya,” katanya didampingi Bambang Iriyanto (Inspektur BRI Bali-Nusra), Yoyok Mulawarman (Wakil Pemimpin Wilayah BRI Bali-Nusra) dan Rhesita Yustitiana (Kabag E Banking & Card Kanwil BRI).

Dedi mengatakan, kartu kredit ini nantinya akan memberikan banyak kemudahan bagi para generasi muda, anak muda first time baru bekerja, mereka yang berpenghasilan di atas UMR dan keluarga muda yang ingin merasakan sensasi bertransaksi berbeda melalui kartu yang desain sesuai dengan jiwa muda generasi milenial saat ini.

“Untuk target kartu kredit easy card hingga akhir 2017 ini mencapai 7.000 kartu se-Bali Nusra. Target ini optimis tercapai karena pasar anak muda masih terbuka luas,” ujarnya.  (dik)