Kabupaten Gianyar Raih Penghargaan Kabupaten Potensial di Ajang IAA

18
Kabupaten Gianyar meraih penghargaan sebagai Kabupaten Potensial dalam ajang Indonesia’s Attractiveness Award (IAA) 2017 yang digelar di Hotel the Westin, Jakarta, Jumat (29/9) lalu. Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata. (kup)

Gianyar (Bisnis Bali) – Kabupaten Gianyar meraih penghargaan sebagai Kabupaten Potensial dalam ajang Indonesia’s Attractiveness Award (IAA) 2017 yang digelar di Hotel the Westin, Jakarta, Jumat (29/9) lalu. Penghargaan diterima langsung oleh Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata.

IAA merupakan ajang penghargaan untuk pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi terbaik yang diselenggarakan oleh PT Tempo Inti Media Tbk bekerjasama dengan Frontier Consulting Group. Penerima penghargaan ditentukan melalui pemeringkatan Indonesia Attractiveness Index (IAI) dengan titik berat pada bagaimana pemerintah menjaga daya tarik dan distribusi pembangunan ekonominya.

Untuk menghasilkan pemeringkatan IAI, digunakan metodologi penelitian kuantitatif. Tim peneliti menyisir data sekunder dan primer dari 508 kabupaten/kota.

Penilaian IAI dilakukan terhadap kabupaten/kota yang lolos nominasi. Penentuan nominasi dilakukan dengan tiga indikator yaitu pertama, kontribusi PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) terhadap PDRB Provinsi di atas 20 persen atau PDRB di atas rata-rata PDRB Koridor. Indikator kedua yaitu, pertumbuhan PDRB lebih besar dari rata-rata pertumbuhan per koridor atau PDRB per kapita lebih besar dari rata-rata PDRB per kapita koridor.

Indikator ketiga yaitu kabupaten/kota yang tidak lolos indikator pertama dan kedua tetapi mendapatkan penghargaan IAA pada tahun 2016 lalu. Dari ketiga kriteria tersebut terdapat 136 kabupaten/kota yang lolos menjadi nominasi. Provinsi yang lolos nominasi sebanyak 32 provinsi yaitu provinsi dari kabupaten/kota yang menjadi nominasi IAI level kabupaten/kota.

Pengukuran IAI 2017 menggunakan empat dimensi yaitu investasi, infrastruktur, pariwisata, dan pelayanan publik.

Berdasarkan indikator dan dimensi tersebut, setelah melakukan survei, pengolahan data, dan verifikasi selama setahun, Kabupaten Gianyar dinilai sebagai Kabupaten Potensial berkriteria gold dengan indeks potensial total 66,97. Kabupaten/Kota Potensial yaitu kabupaten/kota dengan indeks potensial sama atau melebihi rata-rata.

Penilaian ini berarti Kabupaten Gianyar memiliki potensi yang menarik investor untuk menanamkan investasinya. Banyaknya investor yang menanamkan investasinya ke berbagai sektor berimplikasi pada terciptanya lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan daerah, dan sekaligus menaikkan tingkat konsumsi masyarakat.

Untuk menarik investor yang berarti menunjang pertumbuhan ekonomi, diperlukan infrastruktur seperti jalan, listrik dan komunikasi sehingga memudahkan proses distribusi dan akses terhadap suatu pelayanan.

Direktur utama PT Tempo Inti Media, Toriq Hadad menjelaskan, IAA 2017 merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya dgtujuan memberikan gambaran daya Tarik di setiap kabupaten/kota dan provinsi. Diharapkan kegiatan ini memberikan inspiasi bagi daerah dalam menyusun strategi secara lebih terarah dan jelas di masa depan, serta terwujudnya peningkatan pembangunan daerah. “Ini akan menjadi acuan informasi bagi para investor terhadap kesempatan bisnis di daerah-daerah yang potensial di Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, CEO Frontier Consulting, Handi Irawan mengatakan, selama tiga tahun digunakan metode yang sama, komponen dan parameter yang sama dalam melakukan penilaian. “Dengan cara seperti ini kita bisa melihat dari tahun ke tahun apakah indeks di suatu daerah mengalami penaikan atau penurunan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Agung Bharata usai menerima penghargaan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas diraihnya penilaian positif dari lembaga independen seperti PT Tempo dan Frontier.

“Penilaian ini bukan dari kita sendiri, tapi dari publik, dari masyarakat, tentang bagaimana pelayanan yang kita berikan, bagaimana infrastruktur kita, bagaimana iklim investasi, yang semua itu akan menunjang pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan,” tegas Bupati Agung Bharata.(ad 1.878)