Pelabuhan Benoa Jadi Dermaga ”Cruise” Bertaraf Internasional

29

Denpasar (Bisnis Bali) – Pelabuhan Benoa memang akan dikembangkan menjadi dermaga besar bertaraf internasional. Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan di sela-sela sandbreaking ceremony of the benoa tourism port di Dermaga Timur Terminal Internasional Pelabuhan Benoa, Senin (18/9) kemarin mengatakan, dengan pengembangan tourism port ini Pelabuhan Benoa mampu menampung cruise ship berukuran besar sekaligus tempat sandar ratusan yacht.

Diungkapkannya, Pelabuhan Benoa sudah mulai melakukan ground breaking pembangunan terminal cruise ship dan pengerukan alur. Ini akan dilanjutkan dengan perbaikan landscape-nya. Upaya ini diharapkan Pelabuhan Benoa akan bisa menampung banyak kapal pesiar.
Ia menjelaskan, Pelabuhan Benoa akan
fokus pada penataan fasilitas penunjang kegiatan kapal pesiar. Ini meliputi pengerukan laut sedalam 12 meter dan pelebaran hingga 200 meter di sekitar dermaga.
Dipaparkannya, perluasan areal dermaga ini  diharapkan dapat menjadi tempat parkir lebih dari 100 yacht. Ini dilanjutkan dengan fasilitas lain seperti resort dan fasilitas perbelanjaan.
Luhut berharap program pendalaman dan perluasan dermaga di Pelabuhan Benoa diharapkan selesai pada akhir 2018. Ini dengan harapan selanjutnya kapal pesiar dengan kapasitas 5.000 pax dapat masuk Bali. “Jika memungkinkan proses pembangunan dan penataan di Pelabuhan Benoa dapat selesai sebelum pelaksanaan pertemuan IMF-World Bank di Bali pada Oktober 2018,” ucap Luhut.
President Director Pelindo III, Ari Askhara mengatakan kondisi eksisting Pelabuhan Benoa saat ini memiliki kedalaman alur minus 8 meter low water spring (LWS). Ini bisa mengakomodir kapal pesiar dengan panjang kurang dari 210 meter dengan kapasitas penumpang kurang dari 1.400 orang. (kup