Kualitas Kredit Membaik Jamkrindo Bayar Klaim KUR Rp 6,8 Miliar

23
net

Denpasar (Bisnis Bali) – Jamkrindo Bali hingga Agustus 2017 membayarkan klaim kepada bank penyalur khusus Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp 6,8 miliar seiring rendahnya rasio kredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) bank yang rendah.
“NPL KUR bank penyalur di Bali masih di bawah 3 persen atau rata-rata kisaran 1,5 persen hingga 2 persen. Bank penyalur di Bali ada tiga dari bank BUMN dan 1 Bank BPD Bali,” kata Kepala Kantor Perum Jamkrindo Kanwil VII Denpasar Alexandry didampingi Kepala Cabang Jamkrindo Denpasar Sugiyono di Sanur, Senin (18/9) kemarin.
Ia mengatakan, bila dibandingkan pembayaran klaim pada periode sama tahun lalu mencapai Rp 8,1 miliar. Itu berarti tahun ini klaim yang dibayarkan lebih rendah. Rendahnya klaim yang dibayarkan karena adanya perbaikan kualitas kredit KUR yang disalurkan dan KUR saat ini masuk generasi kedua baru berjalan sehingga tidak terlalu banyak NPL.
“Untuk NPL KUR terendah berada di Bank BPD Bali di bawah 1 persen, sedangkan bank BUMN seperti BNI, Mandiri dan BRI kisaran 1,5 persen hingga 2 persen,” ujarnya.
Untuk jaminan kredit KUR sendiri, menurut dia, yang bisa dibiayai adalah bank pelaksana dengan NPL di bawah 5 persen. Artinya, NPL bank penyalur KUR di Denpasar masih jauh dari batas maksimal. Itu membertikan bukti NPL KUR di Bali masih dalam kondisi yang bagus. Kultur budaya dan masyarakat Bali cukup mempengaruhi tetap rendahnya NPL KUR. (dik)