Harga Kebaya Terangkat dengan Modifikasi yang Didesain Khusus

54
  Para pebisnis kebaya berlomba menghadirkan varian kebaya modifikasi untuk menggaet pasar. (aya)

Denpasar (Bisnis Bali) – Kebaya modifikasi berbahan brokat, yang dipadupadankan dengan bahan sifon dan tile, hingga kini tetap diminati pasar. Pasalnya, tampilan kebaya ini cukup dinamis.

Menurut Yunita, salah seorang pengelola butik kebaya, di kawasan Denpasar, Sabtu (16/9), dengan penanganan yang tepat dan menyesuaikan bahan baku, tidak selalu membutuhkan kain mahal untuk bisa mendapatkan pakaian atau kebaya modifikasi dengan tampilan mewah.

‘’Kebaya akan menjadi mahal jika didesain khusus, spesial dan dengan teknik tertentu, misalkan kebaya modifikasi berbahan brokat yang kami padupadankan dengan bahan sifon dan tile. Kebaya ini yang membuat tampilan menjadi dinamis,’’ ungkapnya.

Pihaknya sengaja mendesain kebaya dalam model modifikasi, dengan berbagai cara aplikasi saat ini. ‘’Selain menyediakan kebaya bordiran, kami juga menyediakan kebaya modifikasi berbahan brokat yang pada bagian dadanya dimodif lipatan-lipatan dengan bahan sifon dan tile,’’ jelasnya.

Katanya, tidak sedikit kain kebaya dan brokat yang harganya relatif terjangkau, tapi dengan desain khusus bisa menjadi kebaya mewah. Hal ini, kata Yunita,  membutuhkan penanganan tersendiri, tidak sekadar jahit dan jadi, yakni dibutuhkan sentuhan aplikasi untuk menjadi kebaya modifikasi mewah.

Yunita menambahkan, saat ini kebaya modifikasi lebih banyak dipilih, karena desainnya bisa disesuaikan dengan keinginan. Selain itu, tampilannya sendiri akan menjadi berbeda, jauh lebih bagus dari hanya menjahit biasa. ‘’Hanya saja biaya untuk kebaya aplikasi atau modifikasi menjadi mahal, karena pengerjaannya sendiri lebih detail dan membutuhkan waktu lebih lama,’’ imbuhnya, seraya menambahkan, seringkali ongkos membuat kebaya menjadi lebih mahal dari harga kain. Seperti kebaya brokat, tiap detail dan motif pada brokat harus dibentuk satu per satu untuk mendapatkan motif yang pas dan senada dengan motif aslinya.

Hal senada diungkapkan Riska, salah seorang pengelola butik kebaya lainnya.

‘’Jika kreatif dan inovatif menelurkan ide-ide baru untuk seni rancang kebaya, respon pasar juga akan cenderung mengikuti,” ujarnya. Lanjutnya, bukan saja karena terdorong faktor pentingnya keindahan dalam penampilan berkebaya. ‘’Makin mahal kebaya yang digunakan juga menunjukkan status sosial seseorang,’’ jelasnya. (aya)