Dorong Kunjungan Wisatawan dengan “Digital Tourism”

32
DIGITAL - Penerapan "digital tourism" guna mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Kementerian Pariwisata (Kemenpar)  mengariskan pencapaian target 20 juta wisatawan ke Indonesia 2019.

Kabid Kelembagaan Asita Bali, IGN. Krisna Teja, S.E., Minggu (17/9) mengatakan, guna mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Bali di antaranya bisa dengan penerapan digital tourism.

Ia mengungkapkan, untuk mencapai target peningkatan kunjungan wisatawan ke Indonesia, Kemenpar menetapkan program prioritas. Salah satunya digital tourism. Sesuai program Kemenpar, penerapan digital tourism diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisman secara signifikan. Digital tourism menjadi strategi yang harus dilakukan untuk merebut pasar global khususnya pada 12 pasar fokus yang tersebar di 26 negara.

Dipaparkannya, seperti halnya Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) yang  telah dimotori oleh Asita Bali. Dengan digital tourism, BBTF diharapkan mampu untuk menjadi digital market place dalam dunia pariwisata.

BBTF bisa mempertemukan buyer dan seller. Hal ini nantinya memungkinkan untuk semua travel agent, akomodasi, termasuk atraksi wisata. Mereka bisa berkumpul dalam satu wadah untuk dapat melakukan transaksi digital.

Menurutnya, pencapaian angka kunjungan wisatawan ke Indonesia tahun 2016 secara kumulatif tumbuh 9 persen  lebih. Jika dibandingkan dengan tahun 2015 yaitu kurang lebih mencapai  8 juta kunjungan wisatawan. (kup)