Wisata Tirta Tumbuh Pesat Gahawisri Tingkatkan Pelestarian Lingkungan  

26

Mangupura (Bisnis Bali) – Perkembangan wisata tirta di Bali selama 25 tahun belakangan ini kian mengalami pertumbuhan yang pesat yang ditandai dengan bertambahnya jumlah wisatawan. Kendati demikian, bagi Gabungan Pengusaha Tirta dan Bahari (Gahawisri) Bali, pelestarian lingkungan di kawasan wisata tirta menjadi prioritas utama yang akan terus dilakukan sepanjang 2017 ini.

Ketua DPD Gahawisri Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana, di sela-sela HUT ke-25 Gahawisri Bali di Tanjung Benoa, Kamis (14/9) malam mengatakan, bekerja sama dengan pemerintah, pelestarian lingkungan merupakan prioritas utama yang dilakukan hingga akhir 2017 ini. Pelestarian lingkungan sangat penting dalam menjaga ekosistem, terutama bagi usaha wisata tirta.

“Selain itu kami bersama anggota khususnya di Tanjung Benoa kini makin memperbanyak pembuatan coral garden. Sebagai pengusaha wisata tirta tidak hanya bisa menggunakan, namun harus bisa juga membuat coral garden. Sementara pengembangan usaha dengan lebih banyak membuat website wisata tirta,” katanya.

Ia mengakui, banyak perkembangan yang positif di wisata tirta, khususnya di Tanjung Benoa. Kawasan ini kini merupakan tempat water sport atraksi terbaik di Bali. Kendati tidak bisa menunjukkan perkembangan secara data riil, pihaknya memastikan dari kunjungan wisatawan domestik terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pasar domestik terbesar dari Jakarta dan momen libur anak sekolah khususnya saat peak season.

Tidak hanya itu, jumlah pengunjung dari Tionghoa dan India bahkan merangkak naik dari sebelumnya hanya dari pasar Australia yang mencari water sport di Tanjung Benoa.

“Dari sisi kepersertaan, kami dipercaya untuk mengkoordinator wisata tirta di Tanjung Benoa lebih dari 5-10 member setiap tahunnya,” ungkapnya. (dik)