Denpasar (Bisnis Bali) – Mengatisipasi penyebaran penyakit unggas yang disebabkan perubahan cuaca terjadi saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Pertanian Kota Denpasar terus melakukan pencegahan, dengan cara penyemprotan desinfektan secara berkala di wilayah-wilayah yang rentan munculnya kasus.

Penyemprotan dilakukan di titik-titik perbatasan Denpasar, juga di tempat-tempat penjualan unggas hidup. Seperti yang dilaksanakan Rabu (13/9) lalu, Tim Dinas Pertanian Kota Denpasar melakukan penyemprotan desinfektan di beberapa tempat. Di antaranya di Pasar Burung Sanglah, di Jalan Bypass Prof. Ida Bagus Mantra dan di wilayah Ubung.

Kegiatan ini bertujuan sanitasi lingkungan tetap terpelihara dan diharapkan virus tidak berkembang. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, Gede Ambara Putra, Kamis (14/9).

Lebih lanjut Ambara mengatakan, Tim Kesehatan Dinas Pertanian Kota Denpasar melaksanakan kegiatan penyemptotan ini secara rutin untuk memberantas penyakit flu burung dan penyakit yang disebabkan oleh unggas. Dengan melakukan spraying unggas.

Dalam kegiatan rutin spraying unggas ini, untuk hasil sementara belum ditemukan tanda-tanda penyakit flu burung di Kota Denpasar. Tetapi kegiatan ini akan terus dilakukan untuk pencegahan dini agar Kota Denpasar terbebas dan bersih dari penyakit flu burung.

Dikarenakan penyakit flu burung ini dapat timbul sewaktu-waktu sehingga diperlukan penanganan sejak dini guna mencegah agar meminimalisir munculnya penyakit flu burung.(sta)