Koperasi Dinilai Berhasil jika Mampu Sejahterakan Anggota

13
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli, Drs. I Dewa Gede Suparta, M.M

Bangli (Bisnis Bali) – Keberhasilan koperasi dilihat dari kemampuannya mendorong peningkatan kesejahteraan anggota. Keliru jika ada yang menilai keberhasilan koperasi karena memiliki aset, modal dan gedung besar.

“Tujuan dibentuk badan hukum sesuai jati diri koperasi sejatinya oleh anggota, dari anggota dan untuk anggota,” ungkap Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangli, Drs. I Dewa Gede Suparta, M.M., Selasa (12/9).

Dewa Gede Suparta yang belum lama ini menerima penghargaan Bakti Koperasi dan UKM dari Menteri Koperasi dan UKM RI berharap, semua koperasi yang ada agar dapat berkembang dengan pesat.

Perkembangannya bukan dinilai dari besarnya gedung, modal, aset dan lainnya, namun hal utama kriteria keberhasilan koperasi adalah mampu mendorong perkembangan kesejahteraan anggota. Apabila koperasi sudah mampu meningkatkan kesejahteraan, kemudian memiliki aset besar, gedung megah dan lain-lain, maka akan jauh lebih bagus lagi. ”Kami terus mendorong perkembangan koperasi dengan keberhasilan memberikan manfaat peningkatan kesejahteraan. Misalnya dengan mendorong anggota untuk dapat menghasilkan pendapatan lebih dari sebelumnya. Artinya pendapatan anggota didorong agar meningkat, sehingga lebih sejahtera. Caranya dengan mendampingi, memberikan apa yang dibutuhkan anggota agar anggota mampu mendapatkan nilai tambah,” kata mantan Kadisperindag dan Kabag Humas dan Protokol Kabupaten Bangli ini. (sta)