DPD Perbarindo Bali Gelar Workshop APU-PPT

30
WORKSHOP - Peserta workshop APU-PPT bagi BPR di Bali foto bersama di sela-sela kegiatan yang digelar di Hotel Neo, Selasa (12/9). (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – DPD Perbarindo Bali menggelar workshop APU-PPT bagi BPR di Bali bertempat di Hotel Neo, Selasa (12/9). Kegiatan pelatihan sehari ini di antaranya dihadiri Wakil Ketua Perbarindo Bidang Pendidikan, Gusti Ngurah Gede Budiawan.

Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit, di sela-sela membuka acara workshop mengatakan, kegiatan pelatihan ini diikuti karyawan, pejabat eksekutif dan direksi kepatuhan BPR se-Bali. Perbarindo Bali melaksanakan workshop APU-PPT untuk melaksanakan program APU PPT di lingkungan BPR.

Ia menjelaskan, dengan penerapan APU-PPT BPR diharapkan tidak menjadi sarana tempat pencucian uang atau pendanaan terorisme. BPR terhindar dari risiko reputasi.

Dipaparkannya, risiko reputasi adalah risiko yang paling vital bagi BPR. Ini dikarenakan BPR merupakan bagian lembaga keuangan yang sangat ditopang kepercayaan masyarakat.

Lebih lanjut dikatakannya, pelaksanaan workshop APU-PPT ini merupakan mandat POJK No.12/POJK.01/2017 tentang Penerapan Program Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT)

BPR memang harus melaksanakan SOP APU PPT sesuai dengan ketentuan POJK.

Dalam POJK diterangkan, BPR wajib melakukan assesment terhadap APU-PPT, khususnya berbasis risiko.

BPR harus mengetahui profil nasabah.

Menurutnya, dengan mengetahui profil nasabah BPR bisa melakukan fungsi pengendalian. BPR mengetahui tingkat risiko nasabah rendah maka pengendalian BPR cukup dengan kebijakan SOP.

Tutor workshop APU-PPT Bhakti Perdana Dalimi dari Inovasi Learning Center Jakarta. Para peserta diarahkan memahami SOP APU-PPT. Ini mulai dari melakukan identifikasi, verifikasi termasuk pencatatan dokumen maupun pelaporannya. (ad1.801)