Capai Target Kunjungan, Bali Kembangkan Pelabuhan Laut

46

Denpasar (Bisnis Bali) – Pemerintah pusat menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada tahun 2019 adalah 20 juta wisatawan. Kadispar Bali, AA Gede Yuniartha Putra, Senin (11/9) mengatakan, untuk mencapai target kunjungan, Bali bisa mengembangkan pelabuhan laut untuk menggaet wisatawan cruise.

Ia mengungkapkan, perkembangan wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan, di mana Bali 2019 harus memasukkan wisman ke Bali sebesar 8 juta wisman.

Ia menjelaskan, wisman yang ke Indonesia 40 persen di antaranya melalui Bali. Ini bukan merupakan pekerjaan yang mudah jika infrastruktur pariwisata Bali tidak dikembangkan.

Dipaparkannya, sekarang ini Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah diperbesar. Kondisi bandara sudah kembali sempit akibat dengan banyaknya kunjungan wisman, dan kunjungan wisatawan domestik (wisdom) ke Bali. Bahkan, sekarang slot time pesawat di Bandara Ngurah Rai sudah ditingkatkan dari 25 menjadi 27/hours. Sementara bandara di Bali Utara masih belum ditentukan penloknya oleh Kementerian Perhubungan.

Menurutnya, sekarang ini pariwisata Bali perlu memikirkan untuk pengembangan pelabuhan laut yang mengitari Bali. Hal ini seperti Benoa di bagian selatan, di timur adalah Tanah  Ampo dan di Utara Buleleng ada Celukan Bawang.

Ia melihat Pelabuhan Celukan Bawang memasukkan wisman melalui kapal pesiar yang masuk ke Bali. Kapal pesiar ini biasanya membawa penumpang dalam jumlah yang cukup besar.

Ia menegaskan, sangat tepat Celukan Bawang ini dikembangkan menjadi dermaga cruise. Ini sangat tepat karena dari segi kedalaman laut sudah sesuai dengan standar dan tinggal perluasan saja, sehingga kapal pesiar yang lebih besar bisa masuk selain dari Pelabuhan Benoa, Tanah Ampo juga bisa melalui Celukan bawang.(kup)