Denpasar (Bisnis Bali) – Bali dalam waktu dekat ini segera menjadi daerah yang terlayani e-Samsat. BNI menjadi salah satu bank yang mendapatkan kepercayaan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menjadi bank yang melayani samsat online secara nasional tersebut.

Pemimpin BNI Kanwil Denpasar yang membawahi Bali, NTT, NTB, Bagus Kresna di Sanur mengatakan, setelah sukses memberikan layanan samsat secara online di lima provinsi, Bali segera menjadi pilot project pemanfaatan aplikasi layanan samsat online nasional. Lima daerah sebelumnya yaitu Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, serta dalam waktu dekat ini di Sulawesi Utara.

“Perluasan layanan online termasuk di Pulau Dewata  disebabkan oleh suksesnya kami dalam meluncurkan produk BNI E-Samsat,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya samsat online nasional ini pelayanan samsat memasuki babak baru, yaitu modernisasi pelayanan publik demi terwujudnya pelayanan yang lebih mudah, lebih cepat, lebih transparan, dan lebih akuntabel. Kondisi tersebut diharapkan dapat meminimalisasi pungutan-pungutan liar dari praktik percaloan. Sebelumnya penandatanganan MoU Samsat Online Nasional sudah dilaksanakan di Jakarta.

Direktur Hubungan Kelembagaan & Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati menerangkan, BNI E-Samsat merupakan inovasi pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui channel ATM.

Menurutnya, dengan layanan ini akan terwujud peningkatan pelayanan publik samsat, mulai dari pendaftaran, penetapan dan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB), sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan (SWDKLLJ), hingga penerimaan negara bukan pajak (PNBP) pengesahan surat tanda nomor kendaraan bermotor (STNK).

Sistem E-Samsat yang dikembangkan tersebut, terangnya, memberikan kemudahan bagi wajib pajak kendaraan bermotor dalam membayar pajak. Cukup dengan menggunakan fasilitas yang disediakan BNI maka wajib pajak dapat membayar PKB tahunan miliknya di seluruh ATM BNI. Resi pembayaran dari ATM akan menjadi bukti resmi bahwa wajib pajak kendaraan telah membayar PKB.

“Wajib pajak dapat mendatangi Kantor Samsat setempat untuk melakukan pengesahan STNK,” tuturnya. (dik)