Kemenpar Nilai Pengelolaan “Homestay” di Desa Wisata Undisan Bangli

32

Bangli (Bisnis Bali) –Â Tim Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI yang dipimpin oleh Dr. Vitri Ariani A.Pac. PG. Dipl. M.Sc., melakukan penilaian terhadap pengelolaan homestay di Desa wisata Undisan Kabupaten Bangli.

Pertumbuhan homestay di Kabupaten Bangli sendiri cukup pesat, bahkan pertumbuhan menyebar hampir di seluruh desa wisata belakangan ini. Turut hadir mendampingi tim penilaian dari Kemenpar RI yang berjumlah empat orang adalah Kabid Promosi dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli, I Wayan Merta., S.Sos., M.M., Camat Tembuku bersama unsur Muspika Kec. Tembuku, Kades Tembuku, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Undisan.

Ia menerangkan, tujuan dari penilaian tersebut adalah untuk membenahi pengelolaan homestay dari segi manajemen, penerapan Sapta Pesona, hingga promosi. Harapannya, agar desa wisata yang ada di Bangli ikut peduli terhadap homestay, karena dampaknya sangat luar biasa terhadap perkembangan pariwisata.

Menurut Merta, pertumbuhan homestay di Kabupaten Bangli, tidak hanya terpusat di Desa Undisan saja, namun belakangan homestay mulai menyebar di masing-masing Pokdarwis yang ada di Kabupaten Bangli.

Ia mengatakan, hal itu itu didukung oleh faktor adanya kecenderungan sejumlah kalangan wisatawan mancanegara (wisman) datang ke Bangli menaruh antusias yang besar untuk tinggal menginap homestay. “Bagi mereka (wisman) ketertarikan tinggal di homestay ini karena menawarkan suasana desa dan alam yang alami. Wisatawan bisa ikut terlibat dalam setiap aktivitas masyarakat setempat, baik itu menyangkut adat istiadat hingga kegiatan bertani,” ujarnya.(man)