Sikapi “Fintech”, BPR Benahi Layanan

30
DIBENAHI - Menyikapi munculnya fintech, layanan BPR harus dibenahi. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Era digital tidak bisa dibendung termasuk hadirnya financial technology (fintech) dalam penyediaan Layanan kredit. Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit Rabu (6/9) mengatakan, menyikapi fintech BPR harus membenahi layanan kepada masyarakat dan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Ia mengungkapkan, perusahaan fintech mempunyai keunggulan dalam kecepatan layanan. BPR harus tertantang untuk membenahi layanan. Komisaris BPR Nusamba ini menjelaskan, sama dengan perusahaan fintech, BPR bisa memberikan pelayanan cepat menggunakan fasilitas teknologi informasi (TI).Dalam hal penyaluran kredit, BPR tidak hanya mengedepankan kecepatan tetapi juga kehati-hatian.

Ditegaskannya, hadirnya fintech di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentu bukan saja sebagai pesaing BPR. Sebaliknya, dengan adanya fintech menjadi tantangan bagi industri BPR meningkatkan penerapan TI.

Menurutnya, peningkatan modal mendorong BPR meningkatkan kualitas penerapan TI. Peningkatan TI diiringi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Ketut Komplit mengakui, peningkatan kualitas SDM akan meningkatkan kualitas layanan BPR kepada para nasabah. BPR memungkinkan mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. (kup)