Mulai Bangkit Tahun 2011, LPD Denpasar Optimis Berikan Program Sosial untuk Masyarakat

30
Kepala Bidang Kelembagaan Koperasi (Kabid BLK)  Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gede Indra, S.E., M.M.

Denpasar (Bisnis Bali)-Keberadaan LPD Desa Pakraman Denpasar kian menunjukkan perkembangan, yang hingga akhir Agustus 2017 telah mencapai aset Rp 9, 051 miliar. LPD yang baru mulai bangkit dari tahun 2011 ini, selalu berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat, salah satunya melalui program-program sosial yang dimiliki.

Kepala LPD Desa Pakraman Denpasar, I Made Sumantra S.H., M.Hum, saat ditemui Rabu (6/9) kemarin mengatakan, meskipun belum mampu sepenuhnya memberikan manfaat kepada masyarakat melalui dana sosial yang dianggarkan, namun beberapa kegiatan yang menyentuh masyarakat telah mulai dilakukan oleh LPD. Seperti halnya menggelar tirta yatra yang melibatkan prajuru atau kelian adat di wilayah Desa Pakraman Denpasar serta memberikan insentif berupa pakaian sembahyang kepada kelian dan prajuru desa. Dikatakannya, di wilayah Desa Pakraman Denpasar terdapat 105 banjar adat dan sekitar 40 orang prajuru desa.

“Sejak kembali berdirinya LPD, tirta yatra dengan klian banjar sudah  dua kali kami lakukan, yang mengambil tempat yaitu Bali bagian Barat (Pura Pulaki, Pura Pabean, Pura Melanting, Pura Kerta Kawat ) dan yang kedua Nusa Penida (Pura Goa Giri Putri dan Pura Dalem Ped ),’’ katanya.

Selain itu, bantuan lain LPD juga sering dilakukan seperti, sumbangan untuk kreatifitas sekaa teruna pada pembuatan ogoh-ogoh, perbaikan gong, hingga dana punia ke pura-pura yang ada di Desa Pakraman Denpasar. Termasuk pula santunan kematian kepada kelian banjar adat yg sedang menjabat di Desa Pakraman Denpasar. “Khusus untuk tahun ini kami telah mulai memberikan dana punia untuk penyelenggaraan piodalan di Pura Tri Kahyangan masing-masing sebesar Rp 2 juta. Hal ini sudah diumumkan secara resmi melalui Panya Prajuru Pura  yang secara langsung mewakili masyarakat,” katanya. (wid)