Kemeja Telah Jadi Gaya Hidup Pria Motif Kotak tetap Tren

55
Kemeja motif kotak-kotak tetap menjadi trendsetter fashion pria saat ini. (aya)

Mangupura (Bisnis Bali) – Tidak dapat dipungkiri, kini fashion bukan hanya kebutuhan bagi para wanita. Fashion juga telah menjadi kebutuhan serta gaya hidup bagi para pria, sehingga para pebisnis berupaya menjawab kebutuhan itu, dengan menyediakan beberapa produk fashion pria dengan style yang casual maupun formal dan selalu menjadi yang ter up to date. Salah satunya, kemeja motif kotak-kotak tetap menjadi trendsetter fashion pria.

Hal itu diungkapkan Yulianto, salah seorang pengelola butik khusus pria di kawasan Kuta, Rabu (6/9).

“Selain varian kemeja kotak-kotak, berbagai jenis koleksi pakaian pria yang keren dan gaya seperti kaos, tanktop, hingga polo kami sediakan,” ujarnya.

Lanjutnya, berbagai koleksi kemeja santai/jalan maupun kemeja kantor, seperti kemeja denim, kemeja flanel, kemeja batik, kemeja tribal, kemeja pendek, kemeja panjang, kemeja polos, dan kemeja motif juga tersedia.
“Berbagai koleksi luaran untuk melengkapi fashion pria, seperti blazer, jaket, hoodie, sweater, rompi, jaket denim juga ada,” ungkapnya.
Katanya, koleksi fashion pria yang pihaknya sediakan ini selalu mengikuti tren pakaian pria 2017, seperti celana jeans ripped, celana jogger. Tentunya dengan harga murah dan kualitas yang memuaskan. “Belanja pakaian pria kini menjadi lebih mudah dengan adanya butik khusus pakaian pria ini,” tandasnya.

Hal senada diungkapkan Brand Marketing Div. Head Manzone, Sally Sylvania, di Kuta.

Pihaknya menjual konsep secara keseluruhan. “Jadi kalau mau nyari batik, kami punya batik, kalau mau nyari casual kami punya casual, mau nyari formal pun kami jual. Semua karakter kami punya dari segala bentuk dan jenisnya juga kami ada,” ujarnya.

Lanjutnya, pihaknya terus berinovasi untuk menghadirkan berbagai produk fashion berkualitas terbaik. Hal ini sesuai dengan visinya untuk menjadi perusahaan fashion retail dengan brand lokal terbaik di Indonesia dengan konsep one stop shopping for men.(aya)