Mangupura (Bisnis Bali) – Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menyerahkan dana bantuan hibah Rp 350 juta guna mendukung upacara pitra yadnya yang dilaksanakan krama Banjar Pasekan, Desa Adat Buduk, Kecamatan Mengwi, Selasa (5/9) lalu. Wabup Suiasa didampingi anggota DPRD Badung Ida Bagus Alit Argapatra, Camat Mengwi I Gst. Ngr. Gede Jaya Saputra dan Tripika Kecamatan Mengwi, Perbekel Buduk, Bendesa Adat Buduk Ida Bagus Ketut Purba Negara, Kelian Adat Banjar Pasekan I Made Oka Swastika dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya Wabup Suiasa sangat mengapresiasi pelaksanaan upacara pitra yadnya ini. Pemerintah senantiasa mendukung dan berkomitmen meringankan kegiatan seni, adat, agama dan budaya yang dilaksanakan masyarakat Badung. “Sudah menjadi komitmen kami Pemkab Badung untuk melestarikan seni, adat, agama dan budaya. Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk men-support kegiatan seni budaya di masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu Wabup Suiasa mengharapkan, upacara ini dapat berjalan dengan baik sesuai harapan masyarakat. Untuk itu harus didasari dengan hati yang tulus dan ikhlas serta saling asah, asih, asuh, sagilik, saguluk, salunglung sabayantaka. “Kami mengajak masyarakat untuk bersama sama berdoa supaya upakara yang dilaksanakan bisa berjalan dengan baik dan lancar. Dengan karya manusia yadnya dan pitra yadnya ini, semoga masyarakat Banjar Pasekan tetap bersatu dan penuh semangat demi tercapainya apa yang menjadi tujuan,” harapnya.
Ketua Panitia I Made Suarya melaporkan, rangkaian upacara ini telah dimulai sejak 19 Agustus lalu dengan upacara nyeruak, ngerapuh, pawintenan.  Puncak karya pada 5 September dengan upacara mapandes, mecaru, mapetik,  raja sewala/raja singa, pangaskara, wali,  dan maprelina. Sementara, pada Rabu  6 September dilanjutkan, nyegara gunung, manila pati, dan Ida Betara ditempatkan kembali ke masing-masing merajan. Upacara diikuti oleh 45 orang memukur, 50 metatah, 40 orang mepetik dan 20 orang ngeraja singa. (ad1.768)