Mangupura (Bisnis Bali) – Keberhasilan program-program inovatif Pemerintah Kabupaten Badung membuat daerah lain ingin belajar dari Badung. Terbukti, Rabu (6/9) kemarin, DPRD Badung kembali menerima kunjungan dari kabupaten lain yakni DPRD Kabupaten Wonosobo dan DPRD Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Kunjungan diterima oleh Wakil Ketua II DPRD Badung, I Made Sunarta didampingi anggota Ni Luh Gede Sri Mediastuti, I Nyoman Gede Wiradana, I Nyoman Sentana serta I Made Retha. Rombongan DPRD Wonogiri dipimpin Ketua DPRD Setyo Sukarno, sedangkan rombongan DPRD Wonosobo dipimpin Ketua Afif Nurhidayat.

Wakil Ketua II DPRD Badung, I Made Sunarta mengatakan, tujuan DPRD Wonogiri berkunjung ke DPRD Badung adalah ingin mendapatkan masukan dalam membuat rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang kepemudaan. “Kita kan sudah punya ranperda kepemudaan. Mereka ingin belajar sebagai bahan perbandingan untuk membuat ranperda itu di daerahnya,” jelasnya usai menerima kunjungan.

Sedangkan, tujuan kunjungan DPRD Wonosobo, kata Sunarta, ingin mengetahui tentang sistem penyelesaian  KUA-PPAS di Kabupaten Badung. “Mereka belum menyelesaikan. Kalau kita kan sudah dua bulan lebih awal dalam proses administrasi itu,” ungkapnya.

DPRD Wonosobo lebih lanjut, jelas Sunarta, ingin menerima masukan-masukan dalam mempercepat proses penetapan APBD perubahan maupun APBD induk. Sunarta mengatakan, DPRD Wonosobo menilai Pemerintah Kabupaten Badung memiliki atensi tinggi dan sangat serius dalam menangani APBD. “APBD perubahan mereka belum selesai, induk juga belum selesai. Sedangkan kita sudah menetapkan pada bulan Juli lalu. Mereka ingin menerima masukan dari kita,” imbuhnya. (ad 1.767)