“Branding” Bali Wajib Ditampilkan dalam Aktivitas Pariwisata

35
 TAMPIL - "Branding" Bali harus ditampilkan dalam berbagai aktivitas pariwisata. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Pariwisata Bali sebagai sebuah pulau dan tujuan wisata, sudah sangat mendunia. Ketua Umum DPD PUTRI Bali, IGAA Inda Trimafo Yudha, Rabu (6/9) mengatakan, branding Bali yang sudah ditetapkan harus ditampilkan dalam setiap aktivitas pariwisata.

Ia mengungkapkan, sesuai fungsi branding Bali diharapkan memperkuat pemasaran pariwisata Bali. Branding ini tentu harus disosialisasikan ke pasar internasional.

Ia menjelaskan promosi branding Bali ke pasar internasional mesti melibatkan pemerintah dan sektor swasta. Promosi bersama ini branding Bali makin dikenal dan Bali banyak dikunjungi wisatawan.

Dipaparkannya, penerapan logo branding Bali harus ditampilkan pada setiap kegiatan pariwisata di Bali. Hal ini berfungsi makin mendekatkan logo branding Bali dengan wisatawan yang berlibur di Bali.

Penggunaan logo branding Bali dalam setiap aktivitas pariwisata sebagai sosialisasi branding Bali ke seluruh lapisan masyarakat.

Lebih lanjut dikatakannya, sosialisasi branding Bali juga bisa mengunakan berbagai jenis media baik cetak, elektronik dan TI seperti web dan sosial media. Selanjutnya menganjurkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dengan melakukan seminar atau workshop dan mengundang baik asosiasi, akademisi, pemerintahan dan perusahaan termasuk individu pelaku usaha.

Pelaku pariwisata memiliki peran untuk membantu penyebaran dan pengunaan branding Bali, baik di dalam mempromosikan produk masing-masing atau dalam setiap melakukan koresponden resmi.

Menurutnya, semua pelaku pariwisata berpeluang mempopulerkan branding Bali. Branding ini bisa ditampilkan pada bagian signature atau tertanda pada lembaran kerja atau surat menyurat atau sejenisnya. “Branding Bali makin dikenal dan memiliki magnet kuat menarik wisatawan berlibur ke Bali,” katanya. (kup)