Denpasar (Bisnis Bali) – PT Jamkrida Bali Mandara bekerja sama dengan Bank Indonesia mengadakan acara seminar regional yang dilaksanakan pada Kamis, 31 Agustus 2017 bertempat di gedung Kantor BI Denpasar, JalanTantular No. 4. Mengusung tema Sinergitas Pemerintah, Lembaga Keuangan dan Pendamping UMKM Dalam Mempercepat Akses Permodalan kepada UMKM, melalui seminar ini diharapkan dapat terwujudnya UMKM di daerah Bali yang mandiri dan berdaya saing.

Sebelum masuk ke agenda pemaparan materi dari beberapa narasumber, didahului agenda penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Jamkrida Bali Mandara dengan BPR Legian dan BPR Siwi yang dihadiri langsung oleh direksi dari masing-masing BPR. Hal ini menunjukkan adanya upaya positif dari PT Jamkrida Bali Mandara dan BPR untuk mendukung perkembangan UMKM dan mempermudah akses permodalan kepada UMKM guna terwujudnya UMKM yang mandiri dan berdaya saing.

Dimoderatori oleh Sayu Ketut Sutrisna Dewi selaku Pembina UMKM dan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Udayana, seminar menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten dalam bidang UMKM. Adapun narasumber yang turut hadir dalam seminar ini di antaranya Ir. Luhur Pradjarto, M.M. selaku plt. Asisten Deputi Permodalan Kementerian Koperasidan UKM yang membawakan materi “Kebijakan Pemerintah Dalam Mengatasi Permasalahan UMKM”, I Gusti Ayu Citrawati, S.E. selaku Wakil Kepala Divisi Kredit PT BPD Bali yang membawakan materi “Akses Pemodalan untuk UMKM”, I Ketut Widiana Karya, S.E., MBA. Selaku Direktur Utama PT Jamkrida Bali Mandara yang membawakan materi “Peran Lembaga Penjaminan dalam Mewujudkan UMKM Bali yang Mandiri dan Berdaya Saing”, I Gede Agustin Premana dari Bank Indonesia Provinsi Bali dengan materi “Peran BI dalam Mewujudkan UMKM Bali yang Mandiri dan BerdayaSaing”.

Antusiasme dari peserta seminar terbilang tinggi. Ini dilihat dari peserta yang hadir yaitu Inkubator Bisnis dari beberapa universitas seperti Udayana, Warmadewa, Undiknas, STIKI Indonesia, STIKOM, Stimik Primakara, Ngurah Rai, Undiksa, Dhayana Pura. Selain itu Business Development Service Indonesia, Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Pemerintah Provinsi Bali, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Pemerintah Provinsi Bali, Dinas Perikanan dan Kelautan, Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB), UKM Mandiri, Mom’s Line Indonesia, danUKM Binaan Bank Indonesia.

Dengan dilaksanakan seminar regional ini diharapkan akan terus meningkatkan peran pendamping dalam menentukan keberhasilan UMKM naik kelas, karena pendamping diharapkan sebagai motivator, melakukan konsultasi bisnis, melakukan pendampingan UMKM mempromosikan produk-produk unggulan, membantu mengakses pembiayaan. (ad1757)