BPR Wujudkan Layanan “Mobile Banking”

29
LAYANAN - BPR memberikan kemudahan layanan "mobile banking" untuk kenyamanan nasabah. (kup)

Mangupura (Bisnis Bali) – Nasabah dan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sudah banyak bergelut dengan kemajuan teknologi informasi (TI). Ketua Perbarindo Korcam Mengwi, IGW Dwisandita, Jumat (1/9) mengatakan, bank perkreditan rakyat (BPR) harus mewujudkan layanan dengan fasilitas  mobile banking.

Ia mengungkapkan, dalam era modern ini nasabah terbiasa dengan kemajuan TI. Ini mau tidak mau BPR harus memberikan layanan mobile banking. Hal ini termasuk kesiapan layanan seperti anjungan tunai mandiri (ATM).

Direktur Utama BPR Sapta Cristy Utama ini menjelaskan, pelayanan mobile banking dan ATM sangat tergantung pada core banking yang dipergunakan masing-masing BPR. “Kalau layanan ATM baru bisa disiapkan khususnya bagi BPR yang aset besar,” katanya.

Dipaparkannya, BPR beraset besar bisa melakukan investasi pada mesin ATM. Ini untuk memberikan pelayanan tambahan kepada nasabahnya.

Untuk BPR beraset kecil rasanya sangat berat memberikan layanan ATM. Untuk satu unit mesin ATM dan uang dalam ATM, BPR akan mengeluarkan investasi cukup besar.

Ia melihat satu ATM investasinya minimal Rp 500 – 600 juta. Tingginya investasi ATM menyebabkan hanya BPR beraset besar yang bisa memberikan layanan ATM. (kup)