Tabanan (Bisnis Bali) –  Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti,  Rabu (30/8), resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 84 ASN di lingkungan Pemkab Tabanan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati setempat.

Adapun yang dilantik dan diambil sumpahnya terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II.b) 3 orang, Administrator (Eselon III) 17 Orang, Pejabat Pengawas (Eselon IV) 61 Orang dan Pejabat Pelaksana (Eselon V) 3 Orang.

Bupati Eka mengatakan, pelantikan dan pengambilan Sumpah Jabatan adalah hal yang biasa. ‘’Mutasi adalah hal yang wajar, biasa, jadi tidak ada istilahnya ini hal yang heboh. Yang buat heboh itu hanyalah urusan politik dan tarik menarik itu biasa, tegasnya.

Bupati yang akrab disapa Eka ini juga mengatakan, semua itu kembali lagi pada suatu kinerja. Keberadaannya disini (Pemkab Tabanan), harus bisa menjadi apa saja. Karena ada tujuan yang digapai. ‘’Suatu saat mereka-mereka ini yang akan jadi seseorang. Oleh karena itu, Selamat menjalankan tugas yang baru, jalankan amanah itu dengan baik. Berbuat yang terbaik, karena membangun Tabanan itu tidak bisa sendiri,’’ jelasnya.

Ditambahkannya, semua harus punya peran serta dan sumbangsih baik pikiran dan perbuatan, untuk membuat Tabanan ini bisa menjadi lebih baik. ‘’Kalau pun ada yang tidak puas dengan pelantikan ini, saya mewakili pemerintah mohon maaf sebesar-besarnya, tapi inilah yang terbaik. Apa pun yang terjadi hari ini adalah yang terbaik,’’ tukasnya.

Srikandi Asal Tegeh, Angseri ini juga menambahkan, tentunya para pejabat yang dilantik hari ini hendaknya mampu menjabarkan kepercayaan dan amanah yang sudah diberikan dengan sebaik-baiknya dan penuh keseriusan. ‘’Jadi tidak ada hal ini tidak serius, yang namanya menjalankan tugas pokok harus sesuai dengan tanggung jawab kita masing-masing,’’ katanya.

Pihaknya mengharapkan selalu lakukan komunikasi dan koordinasi, harus hirarki semua. ‘’Semua harus paham, apapun itu pokoknya kejar bola, jangan menunggu. dan apapun yang sifatnya yang harus memang diselesaikan sekarang jangan kami tunggu satu bulan tujuh hari. Kami di sini ada teknologi, ada IT, gunakan IT untuk bekerja. Tidak ada istilahnya seperti dahulu harus empat mata dan seterusnya,” pinta Eka. (man)