Pengusaha akan Alihkan Dana Investasi ke Usaha Produktif

37

 Tabanan (Bisnis Bali) – Sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Tabanan berencana mengalihkan investasi ke pembiayaan usaha produktif, menyusul kebijakan pemerintah terkait penurunan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI-7 DRR) menjadi 4,5 persen. Namun, rencana tersebut masih menunggu dampak dari kebijakan tersebut, khususnya pada patokan suku bunga yang dilempar oleh kalangan perbankan nantinya.

“Bila bank bisa menurunkan suku bunga kredit sebagai tindak lanjut dari kebijakan penurunan BI-7 DRR, tentunya akan mengubah langkah bisnis, dari yang hanya bersikap menunggu menjadi lebih berani mengambil aksi untung dari pengembangan usaha produktif,” tutur salah seorang pelaku usaha agro, Gede Sujana di Tabanan, Selasa (29/9) kemarin.

Sujana menyambut baik kebijakan penurunan suku bunga acuan BI-7 DRR, dengan catatan itu perbankan bisa menurunkan suku bunga dari sebelumnya. Bila tidak, diakuinya, kebijakan terbaru tersebut sama saja tidak menggairahkan kondisi iklim usaha yang dalam kondisi lesu belakangan ini.(man)