HUT Ke-12 LPD Desa Adat Selat Pandan Banten Diwarnai Gebyar Undian Berhadiah Sebagai Motivasi dan Promosi LPD

58
 Hut. LPD Deda Adat Selat Pandan Banten (ira)

Singaraja (Bisnis Bali) –  Menapak di usianya yang ke – 12 Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desat Adat Selat Pandan Banten, Kecamatan Sukasada, Buleleng kembali melaksanakan gebyar undian berhadiah yang dirangkaikan dengan HUT ke-12 bangkitnya LPD pada Minggu (27/8) bertempat di Arena Gedung Serba Guna Desa Selat.

Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua BKS LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si., Ketua LP-LPD Provinsi Bali I Nyoman Arnaya, S.E., Ketua BKS LPD Kabupaten Buleleng, Made Nyiri Yasa, S.Sos., M.Si.

Gebyar kali ini memperebutkan hadiah utama berupa dua unit sepeda motor yang diperuntukkan bagi nasabah deposito dan kredit sesuai dengan program yang diberlakukan di LPD Desa Adat Selat. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan parade gong kebyar wanita yang diikuti  tujuh sekaha gong dari PKK Desa Selat.

Kepala LPD Desa Adat Selat, Ketut Sarjana ketika diwawancarai Bisnis Bali mengungkapkan, gebyar undian berhadiah ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi terhadap antusiasme masyarakat, yang sudah mempercayakan LPD Selat sebagai lembaga keuangan di Desa.

“Semua itu tidak terlepas dari peningkatan pelayanan dari waktu ke waktu, yang terus ditingkatkan kepada masyarakat dan juga motivasi bagi para nasabah, di mana motivasi yang dimaksud supaya masyarakat lebih percaya terhadap LPD dan bisa lebih maksimal dalam penyimpanan dana,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dengan diadakannya gebyar undian berhadiah, tentu tidak hanya berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat desa, akan tetapi juga mampu membuahkan hasil dari segi pertumbuhan aset. Di mana aset LPD Desa Adat Selat, mampu meningkat hingga Rp 2 miliar. Terhitung hingga 31 Juli 2017 aset yang dimiliki LPD Desa Selat mencapai Rp 56.446.792.000.

Selain itu, LPD Desa Adat Selat juga memberdayakan masyarakat desa khususnya wanita melalui kegiatan tambahan, berupa parade gong kebyar wanita. Di mana dari tujuh sekaha gong wanita itu masing-masing sekaha diberikan dana pembinaan dari LPD Desa Adat Selat sebesar Rp 2 juta.

“Ini merupakan kegiatan tambahan yang dilaksanakan di hari yang sama pada malam hari, masing-masing sekeha kami berikan dana pembinaan. Itu sebagai bentuk motivasi LPD dalam hal pelestarian dan budaya khususnya, yang ada di Desa Selat,” tegasnya.

Lanjut Ketut Sarjana, adalah program kedepan dari LPD Desa Adat Selat Pandan Banten lebih kepada mengikuti dunia persaingan. Dengan harapan ke depan seiring bertambahnya usia, terus mengalami peningkatan target secara keseluruhan, terus dipercaya oleh krama Desa Adat Selat dan bisa dijadikan satu satunya lembaga keuangan yang ada di desa.

“Meskipun situasi ekonomi saat ini bisa dikatakan lesu, akan tetapi LPD Selat bersyukur masih bisa melaksanakan gebyar undian berhadiah, kita tidak boleh ikut lesu dan harus buat gebrakan untuk mengangkat ekonomi kerakyatan melalui LPD,” ungkapnya.

Sementara itu menurut Ketua BKS LPD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Cendikiawan, S.H., M.Si. ketika diwawancarai Bisnis Bali mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi kegiatan gebyar undian berhadiah di LPD Selat, karena tingginya antusiasme masyarakat yang hadir baik dari nasabah, aparat desa hingga masyarakat.

“Saya kira sangat luar biasa,  apa yang dilakukan oleh LPD Selat Pandan Banten, terlihat antusiasme masyarakat cukup tinggi hingga anak – anak turut berpartisipasi,” ungkapnya. Pihaknya berharap, ke depan LPD Desa Adat Selat bisa dijadikan motivasi terutama bagaimana rasa memiliki terhadap LPD.

Selain itu, LPD ini juga diharapkan nantinya mampu mendorong enterpreneur yang ada di perdesaan. “Kegiatan ini sangat luar biasa, selain bermanfaat bagi wirausaha di desa. Gebyar ini juga merupakan suatu upaya untuk mempromosikan LPD, untuk selanjutnya,” tegasnya. (ira)