Pengembangan Infrastruktur Bertahap, Pariwisata makin Diperkuat

41
KLUSTER - Pembangunan pariwisata sesuai kluster wilayah, akan mempercepat pengembangan pariwisata Bali. (kup)

 Denpasar (Bisnis Bali) – Upaya membagi pariwisata Bali dalam tiga kluster memang harus diikuti penambahan infrastruktur dengan tahapan yang jelas. Kadispar Bali, AA Gede Yuniartha Putra, Senin (28/8) mengatakan, dengan pengembangan potensi pariwisata di masing-masing kluster akan memperkuat kondisi pariwisata Bali.

Ia mengungkapkan, pengembangan pariwisata Bali dalam 3 kluster wilayah akan berdampak positif terhadap percepatan pembangunan pariwisata Bali.  Kawasan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita) masuk dalam kluster 1,  kawasan Jembrana, Buleleng, Bangli dan Karangasem masuk kluster 2, dan Klungkung masuk dalam kluster 3.

Ia menjelaskan, pengembangan pariwisata Bali dalam 3 kluster wilayah akan membantu pemerataan pembangunan pariwisata Bali. Hal ini secara tidak langsung akan memudahkan penyebaran wisatawan mancanegara (wisman) ke semua kabupaten/kota di Bali.

Dipaparkannya, pembangunan infrastruktur di tiga kluster wilayah ini sangat perlu dilakukan. Ketika potensi wisata di kluster 2 dan 3 dikambangkan maka wisatawan akan meramaikan seluruh kawasan wisata di Bali.

Lebih lanjut dikatakannya, pengembangan pariwisata di kluster 2 dan kluster 3 serta penguatan pariwisata di kluster 1 akan menambah lama tinggal wisatawan di Bali. Ini secara tidak langsung akan mengurangi kebocoran  wisatawan yang kemungkinan akan beralih ke kawasan wisata di luar Bali. (kup)