Mangupura (Bisnis Bali) – Desa Kuwum, Mengwi merupakan salah satu desa yang terletak di ujung utara Kecamatan Mengwi. Desa ini berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga yakni Desa Luwus, Tabanan.

Sejumlah media, Sabtu (26/8) lalu, berkesempatan menengok langsung proyek desa wisata  anyar ini. Tampak, masyarakat bersama perangkat Desa Kuwum didampingi pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung tengah mengkaji biaya dan atraksi yang dibangun di tempat ini. Konsep wisata alam Dedari akan mengangkat sejumlah potensi unggulan di Desa Kuwum, meliputi  wisata permainan air, wisata agro, spiritual dan wisata alam. Saat ini sedikitnya sudah ada 100 hektar lahan yang nota bena milik masyarakat telah disiapkan untuk disulap menjadi objek wisata.

Lahan ratusan hektar ini  akan dilengkapi berbagai atraksi dan wahana dengan dibatasi jalan lingkar sepanjang 7 kilometer.

Beberapa wahana permainan yang akan disajikan di antaranya ayunan tradisional, tracking, wisata sepeda, selfi berkuda, prosotan, dan outbon. Atraksi itu juga akan ditunjang wahana permainan air dalam terowongan sepanjang 4 km, rafting di Tukad Yeh Sungi, serta wisata spiritual dengan tempat melukat di pancoran (air terjun) dedarinya.

I Wayan Sudarma selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kuwum didampingi  Perbekel Desa Kuwum I Nyoman Sumber menjelaskan, secara geografi alam wisata Dedari sangat strategis karena berada di tengah-tengah jalur utama Denpasar-Bedugul. Kalau Bedugul macet, salah satu pilihan yang paling tepat adalah objek wisata ini. Peluang dan kondisi inilah yang menyemangati masyarakatnya bertekad membangun desa wisata ini.

“Kami yakin kalau ini jadi, alam wisata Dedari akan menjadi wisata alternatif di Badung.

Kalau Sabtu Minggu Bedugul macet, otomatis pilihannya adalah Kuwum,” ujar Sudarma.

Untuk menarik wisatawan datang ke objek wisata ini pihaknya dengan dibantu pemerintah dan masyarakat tengah menggeber penataan dan pembuatan infrastruktur. “Untuk pembebasan lahan sudah beres. Badan jalan lingkar juga sudah terbentuk. Jadi sekarang tinggal penataan dan pembuatan wahana,” katanya. (sar)