Mangupura (Bisnis Bali) – Indonesia akan  menjadi tuan rumah acara tahunan annual meeting IMF-World Bank 2018 yang rencananya bakal digelar di Bali, 12-14 Oktober 2018. Acara tahunan ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi dan mampu memberi nilai lebih bagi Indonesia maupun dunia.

Ketua Panitia Annual Meeting IMF-World Bank 2018 Luhut Binsar Penjaitan di sela-sela rapat nasional persiapan pertemuan IMF-WB 2018 (AM 2018) di Nusa Dua, Jumat (25/8) lalu mengatakan, selain dapat menjadi tuan rumah yang baik, dari kegiatan tahunan ini bisa memberi nilai lebih bagi Indonesia dan membawa peningkatan ekonomi di Bali, khususnya pelaku UKM yang terlibat pada ajang besar tersebut.

Menurutnya, dalam kesempatan ini, panitia meluncurkan situs resmi www.am2018bali.go.id yang akan memuat informasi terkini terkait penyelenggaraan AM 2018. “Hasil rapat terkait situs resmi AM 2018 bersama MTS menyatakan bahwa situs AM 2018 telah mencapai standar Annual Meetings IMF-WBG dan telah layak diakses oleh publik.

“Sejak saat ini hingga pertengahan tahun 2018, perkembangan situs akan memberikan informasi terkait rangkaian kegiatan menuju penyelenggaran AM 2018. Informasi detail juga tersedia melalui media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube untuk dapat menyentuh berbagai kalangan baik lokal maupun internasional,” katanya.
Selain itu, pemerintah Indonesia juga telah menggagas Voyage to Indonesia (VTI), program promosi menuju penyelenggaran AM 2018. Dalam rangkaian program VTI, sejumlah kegiatan seperti seminar, diskusi publik serta pameran seni budaya dan pariwisata telah dijadwalkan untuk mengoptimalisasi manfaat dari kegiatan AM 2018. “Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengoptimalkan manfaat bagi Indonesia serta menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia layak dan siap untuk menjadi tuan rumah AM 2018,” ujarnya.

Menteri Keuangan selaku Wakil Ketua Panitia Nasional, Sri Mulyani mengatakan, terpilihnya Indonesia merupakan pengakuan dunia terhadap stabilitas ekonomi, politik dan keamanan.  Selain itu, ini merupakan pengakuan terhadap pertumbuhan Indonesia yang saat ini telah menjadi middle-income country dan terus menerus berupaya untuk mengembangkan pertumbuhan ekonominya.
“Di tingkat global, Indonesia adalah salah satu negara contoh bagaimana bisa mencapai dan mengelola keberhasilan,” jelasnya. (dik)