Tingkatkan Gerakan Gemar Membaca Wabup Suiasa Buka Bimtek Tenaga Perpustakaan Sekolah di Badung  

36
Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa didampingi Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Badung Ni Wayan Kristiani saat Bimbingan Teknis Tenaga Perpustakaan, Senin (21/8) di, Puspem Badung.

Mangupura (Bisnis Bali) – Guna memberikan pemahaman tentang pengelolaan perpustakaan dan peningkatan kualitas SDM tenaga pengelola perpustakaan sekolah, Pemkab Badung melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Perpustakaan, Senin (21/8) di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Badung, Puspem Badung.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa dan diikuti petugas perpustakaan SD dan SMP di Badung.

Wabup Suiasa dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan bimtek tenaga perpustakaan sekolah ini. Menurutnya melalui bimtek ini akan mampu menyiapkan tenaga perpustakaan yang terampil pada bidang pengelolaan perpustakaan, dan tenaga perpustakaan pengelola perpustakaan yang berorientasi pada peningkatan layanan perpustakaan. Ditambahkan, bahwa dalam rangka mengembangkan perpustakaan serta membudayakan budaya baca di kalangan masyarakat utamanya generasi muda, perlu strategi serta upaya yang tepat dan berkesinambungan. Dengan pedoman pada UU No. 20 tahun 2003 disebutkan tujuan pendidikan, adalah untuk mengembangkan kenampuan potensi anak bangsa agar terwujud SDM yang kompetitif dalam era globalisasi. Begitu pula amanat UU No.  43 tahun 2007 tentang perpustakaan terutama pasal 8, bahwa pemerintah kabupaten berkewajiban dalam penyelenggaraan perpustakaan di daerah, ketersediaan layanan perpustakaan, penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan sebagai pusat belajar masyarakat, promosi perpustakaan serta pengembangan perpustakaan umum berdasarkan kekhasan daerah. Diharapkan pengelola perpustakaan harus mempunyai terobosan sehingga daya tarik dan minat baca masyarakat semakin meningkat. Selain itu pengelola perpustakaan harus dapat meyakinkan masyarakat bahwa di perpustakaan akan mendapatkan informasi yang benar. Untuk itu ke depan perlu dibuatkan gerakan gemar membaca bagi anak sekolah, sehingga terlatih bahwa membaca itu merupakan sebuah kebutuhan. Dan untuk kearsipan dan perpustakaan sendiri akan dirancang secara digital.

“Mau tidak mau kita harus siap memanfatkan teknologi, dan mengenai kearsipan maupun perpustakaan akan dirancang digital,” katanya.

Wabup Suiasa mengatakan, diharapkan melalui bimtek ini kemampuan dan profesionalme para tenaga pengelola perpustakaan dapat ditingkatkan, karena keberadaan tenaga pengelola perpustakaan merupakan salah satu mata rantai yang penting dalam melaksanakan rangkaian tugas perpustakaan desa/kelurahan dan sekolah, dalam menyediakan, mengolah dan menyebarkan informasi yang dibutuhkan oleh pemustaka,  para siswa, guru dan masyarakat. “Di tangan tenaga-tenaga yang profesional, perpustakaan akan menjadi lebih hidup dan dinamis dalam mentransfer derasnya arus informasi di era globalisasi,” katanya.

Sementara itu, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Badung Ni Wayan Kristiani melaporkan, tujuan Bimtek Perpustakaan adalah memberikan pemahaman tentang pengelolaan perpustakaan dan peningkatan kualitas SDM tenaga pengelola perpustakaan sekolah agar semua koleksi perpustakaan diseleksi, diolah, disimpan, dilayankan dan dikembangkan sesuai dengan kepentingan pemustaka dengan memperhatikan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Peserta Bimtek berjumlah 60 orang berasal dari tenaga perpustakaan di masing-masing SD dan SMP. Bimtek dibagi dua angkatan, angkatan I dari SD dan angkatan II dari SMP,  masing-masing angkatan akan mengikuti bimtek selama tiga hari yang dilaksanakan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Badung. Instruktur dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali dan Kabupaten Badung. (ad 1.712)