H-1 Perayaan Saraswati, Penjual ”Banten” Banjiri Pasar

102
BANTEN - Beberapa banten Saraswati yang dijual di Pasar Kreneng (wid)

Denpasar (Bisnis Bali) – Hari suci Saraswati yang identik dengan banten Saraswati, membuka peluang usaha bagi pedagang canang dan pembuat banten Saraswati. Hal ini dikarenakan permintaan banten ini membludak yang telah menjadi kebutuhan yang harus tersedia pada perayaan piodalan setiap enam bulan sekali ini.

Salah seorang pedagang canang dan banten Saraswati, Oka Singging, di Pasar Kreneng, Jumat (18/8) kemarin mengatakan, penjualan banten Saraswati sudah mulai dilakukan dari H-2. Dia mengaku selalu menyediakan banten Saraswati jelang hari suci ini. Banten yang disediakan sekitar 50 pcs per hari yang didapatkannya dari produsen banten rumahan.

“Kali ini penjualan sedikit menurun, tidak seperti enam bulan lalu yang jauh lebih banyak. Mungkin karena saat ini banyak saingan, banyak masyarakat yang ikut memanfaatkan momen ini untuk berjualan,” katanya.

Disinggung soal harga, dia mengaku menjual banten Saraswati Rp 3.000-Rp 4.000 per pcs. Diakuinya, tidak ada kenaikan harga dari enam bulan lalu.

Senada dengan itu, pedagang lainnya, Sariasih, juga menjual banten Saraswati dengan harga Rp 3.000 – Rp 4.000 per pcs. Namun sedikit berbeda, dia mengaku penjualannya pada Saraswati ini sama seperti enam bulan lalu, yang menghabiskan rata-rata 50 pcs per harinya. “Kalau permintaan hari ini (kemarin) ramai, pas H-2 malahan sepi,” katanya.(wid)