Pantai di Buleleng Jadi Favorit Penyu

148
TUKIK - Penemuan 23 ekor tukik hidup oleh pelaku pariwisata di pesisir pantai Desa Pemaron. (ira)

Singaraja (Bisnis Bali) – Keindahan pantai di Kabupaten Buleleng, tidak hanya menarik wisatawan, namun juga menjadi tempat biota laut untuk berkembang biak. Maka tidak heran, selain pemandangan pantai yang indah juga disebabkan banyaknya biota laut yang hidup di sepanjang pantai di Buleleng yang menjadi daya tarik wisatawan asing.

Seperti halnya penyu, di mana sepanjang pantai yang ada di Buleleng tampaknya menjadi favorit bagi spesies penyu lekang untuk bertelur.

Di Buleleng, tepatnya di kawasan tepi pantai Desa Pemaron, beberapa waktu lalu ditemukannya puluhan telur penyu yang telah menetas secara alami menjadi tukik di tepian pantai Desa Pemaron Buleleng. Dari lima puluh dua ekor tukik yang menetas hanya 23 ekor yang terselamatkan, sementara 29 ekor ditemukan mati.

Puluhan tukik ini dtemukan oleh salah seorang pemandu wisata Gede Buana, dirinya yang berada setiap hari di Pantai Pemaron ini mengatakan, puluhan ekor tukik ini ditemukan pada pukul 09.00 wita.

Dikatakan Dedy Yastika, relawan Save Penyu Penimbangan, seluruh tukik yang selamat segera dipindahkan menuju tempat penetasan dan penangkaran penyu yang dibentuk oleh kelompok nelayan Desa Baktiseraga Buleleng. Sebanyak 23 ekor tukik yang selamat untuk sementara dipindahkan ke dalam bak penampungan untuk dilakukan observasi fisik dan kesehatan, setelah dinyatakan sehat akan dibawa kembali ke lautan.

Ia menjelaskan, saat ini di tempat penetasan dan penangkaran yang dibuat oleh kelompok nelayan Desa Baktiseraga terdapat sebanyak 964 telor penyu yang telah diselamatkan untuk ditetaskan. “Kita konservasi di Penimbangan kita rawat dulu, jika sudah sehat sudah layak dilepas. Beberapa hari ke depan kami bersama dengan masyarakat, penyu itu akan kita lepas kembali ke lautan,” ungkapnya. (ira)