Kredit Ultra Mikro bukan Saingan BPR

82

Mangupura (Bisnis Bali) – Upaya pemerintah mengeluarkan pembiayaan atau kredit ultra mikro (KUM) diyakini tidak akan berdampak signifikan terhadap kegiatan usaha bank perkreditan rakyat (BPR). Dewan Pengawas DPD Perbarindo Bali, Ketut Darna, Kamis (17/8) mengatakan, plafon ultra mikro lebih rendah sehingga pembiayaan tersebut bukan menjadi saingan BPR.

Ia mengungkapkan, pemerintah akan mengeluarkan kredit/pembiayaan ultra mikro di mana dana langsung dari pemerintah. Kredit ultra mikro ini akan disalurkan melalui Pegadaian dan PNM.

Menurut Darna, kredit ultra mikro dengan besaran plafon di bawah Rp 10 juta. Nasabah usaha mikro dari KUM ini tanpa jaminan dan di-cover asuransi.

Dipaparkannya, produk KUM ini bukan merupakan produk saingan dari BPR. Hal ini antara lain bisa dilihat dari besarnya plafon kredit KUM di bawah plafon kredit BPR.

Komisaris BPR Dewangga meyakini dengan adanya KUM ini, akan berdampak positif akan makin tumbuh dan berkembangnya usaha mikro. Hal ini diharapkan juga akan menggerakkan perekonomian.

Ia melihat pertumbuhan usaha mikro akibat pembiayaan KUM akan memberikan dampak lanjutan. Penyaluran KUM kepada usaha mikro secara bertingkat akan memberi imbas pada pertumbuhan usaha mikro dan kecil yang berskala lebih besar. (kup)