Pemkab Buleleng Jalin Kerja Sama dengan Batan Kembangkan Pertanian Bebasis Teknologi Nuklir

290
Penandatanganan Memorandum of Understanding(MoU) kerjasama tersebut dilakukan saat digelarnya Bussiness Comittment Meeting and Gala Dinner serangkaian simposium  internasional yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerjasama dengan Universitas Pendidikan Ganesha. (ira)

Singaraja (Bisnis Bali) – Sektor Pertanian menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng di bawah kepemimpinan, Putu Agus Suradnyana – I Nyoman Sutjidra pada periode kedua.

Berbagai upaya dilakukan, termasuk menjajaki Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) di Jakarta. Bupati Agus Suradnyana langsung mengunjungi Kantor Batan pada Juni lalu.

Jalinan kerja sama antara Pemkab Buleleng akhirnya disepakati setelah kunjungan tersebut, bertempat di halaman rumah jabatan Bupati Buleleng, penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama tersebut dilakukan saat digelarnya Bussiness Comittment Meeting and Gala Dinner serangkaian simposium  internasional yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Ganesha.

Ditemui usai penandatanganan MoU, Kepala Batan, Prof. Dr. Djarot Sulistio Wisnubroto menjelaskan, dua bulan lalu, Bupati Buleleng mengunjungi kantornya dan berdiskusi bagaimana meningkatkan komoditi terutama buah-buahan di Buleleng.

Bagaimana membasmi hama pada buah-buahan. Ditawarkanlah teknologi yang bernama iradiator. Iradiator gamma merupakan suatu alat pada teknologi nuklir yang sudah lazim digunakan di berbagai negara dan aman.

Saat ini, Indonesia sudah membangun teknologi tersebut di Serpong, Tangerang. “Teknologi tersebut bisa digunakan dan bisa dimanfaatkan. Bisa jadi teknologi tersebut bisa dibangun di Buleleng. Teknologinya bagus misalnya untuk ekspor buah ataupun domestik,” jelasnya.

Mengenai kerja sama dengan Buleleng, dirinya mengatakan kalau memang itu pertanian yang menjadi fokus utama pembangunan di 2018 seperti pertanian padi, Batan memiliki banyak varietas unggul yang produktivitasnya banyak dan juga rasanya enak. Selain itu, untuk buah-buahan, agar tahan lama memamakai teknologi radiasi. Teknologi yang akan di share juga tentang radiasi untuk pengolahan buah-buahan. “Nanti kami akan bantu Kabupaten Buleleng dalam mengembangkan pertanian melalui teknologi nuklir ini,” ujar Djarot.

Sementara itu, Bupati Agus Suradnyana mengungkapkan, rencana kerjasama ini sudah di setting sejak lama dengan Undiksha. Pemkab Buleleng yang dipimpin langsung Bupati Agus Suradnyana juga sudah melihat langsung pemanfaatan nuklir untuk kesehatan, pertanian untuk pascapanen serta benih-benih unggulan.

Ke depan, sesuai dengan konsep untuk memajukan pertanian di Kabupaten Buleleng, kerja sama ini bisa bermanfaat. “Malam ini kami tandatangani MoU dengan Batan. Mudah-mudahan kerjasama ini bermanfaat untuk masyarakat. Pak Kepala Batan juga sangat mendukung,” ungkapnya. (ira)