Hingga Juni 2017, Aset LPD di Jembrana Capai Rp 496 Miliar

1802

Jembrana (Bisnis Bali) – Perkembangan LPD-LPD di Jembrana terus meningkat, terutama dilihat dari segi aset yang telah mencapai Rp 496.533.063.000 hingga Juni 2017. Laporan sebelumnya, pada caturwulan pertama aset LPD se- Kabupaten Jembrana 480.650.310.000.

Ketua LP-LPD Kabupaten Jembrana, I Made Wiramajaya, Senin (14/8) kemarin, mengatakan, LPD se-Kabupaten Jembrana menunjukkan perkembangan yang cukup baik, dilihat dari segi aset yang tumbuh sekitar Rp 15, 8 miliar. “Hal ini dikarenakan dukungan dari berbagai pihak, yang terus mendorong pertumbuhan LPD, baik dari masyarakat, pemerintah hingga desa adat,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskannya, kredit yang mampu disalurkan yaitu Rp 369.906.935.000 mengalami pertumbuhan dari laporan caturwulan sebelumnya yang hanya Rp 336.393.970.000. Demikian juga dana pihak ketiga (DPK) yang mampu dihimpun tumbuh dari Rp 388.848.217.000 menjadi Rp 401.353.829.000. Laba yang mampu diraih hingga Juni 2017 mencapai Rp 9.999.682.000.

Selama ini, program-program sosial terus dilakukan LPD di Kabupaten Jembrana, agar keberadaan LPD mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Terutama dalam membantu yayasan umat Hindu yang ada di Kabupaten Jembrana. Demikian juga punia ke sejumlah Pura, juga terus dilakukan termasuk juga punia ke banjar adat dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan. “Untuk meningkatkan kinerja LPD, kami dari LP-LPD yang bersinergi dengan BKS-LPD, juga memberikan bantuan komputer bagi LPD yang baru berkembang,” tambahnya.

Kedepan, pihaknya juga akan terus memberikan pelatihan kepada pengurus LPD untuk meningkatkan kualitas LPD terutama dalam bidang SDM yang dimiliki. Dengan demikian, dia berharap keberadaan LPD khususnya di Kabupaten Jembrana terus mengalami kemajuan dan terus mampu memberikan manfaat kepada masyarakat terutama masyarakat desa pakraman. (wid)