Puncak HUT XXIII YKKPB  Serahkan Penghargaan ’’Wikan Award’’

183
dari kiri ke kanan Drs. Ketut Gede Saka, perwakilan Drs. I Gusti Bagus Nyoman Panji, Dr. Drs. AA. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., Ir. Gede Putu Suwitra dan Drs. Satria Naradha.

Denpasar (Bisnis Bali) – Puncak perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-33, Yayasan Kesejahteraan Korpri Provinsi Bali (YKKPB) diserahkan penghargaan Widya Karya Nugraha (Wikan) Award, kepada empat Tokoh Bali. Wikan Award adalah penghargaan yang diberikan YKKPB bagi tokoh dalam pendidikkan dan pembangunan di Bali. Malam penganugerahan dilaksanakan di Auditorium Widya Sabha Uttama Universitas Warmadewa (Unwar), Denpasar, Minggu (30/7) lalu.

Empat Tokoh Bali yang menerima penghargaan Wikan Award adalah Drs. Ketut Gede Saka (pengembangan lembaga/historis), Drs. I Gusti Bagus Nyoman Panji (karya monumental), Ir. Gede Putu Suwitra (alumni berprestasi), dan Drs. Satria Naradha (Ketua Harian Umum Kelompok Media Bali Post).

Selain itu, YKKPB juga memberikan penghargaan Satya Karya Nugraha Pratama kepada karyawan yang telah mengabdi selama 15, 25, dan 30 tahun, serta penyerahan bingkisan kepada Sesepuh Yayasan sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih yang telah mengabdi di YKKPB.

Ketua YKKPB, Dr. Drs. AA. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan, perayaan HUT ke-33 ini mengandung makna mendalam bagi proses kemajuan lembaga. HUT merupakan ajang introspeksi diri dan momentum untuk koreksi diri demi kemajuan bersama ke depannya.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang perlu digarap dalam pengembangan lembaga, pengembangan kapasitas, peningkatan jejaring dan kesejahteraan bersama,” tandasnya. Terlebih, kesejahteraan masa kini jauh berbeda dengan masa yang akan datang.

“Apa yang kami capai hari ini saya pikir ini belum seberapa, karena ini merupakan suatu proses yang ke depan perlu kami lanjutkan lagi, karena masih banyak  program yang ingin kami wujudkan,” ujarnya. Beberapa program yang ingin dicapai ke depannya, di antaranya mengoperasikan klinik-klinik, membangun guest house dan membangun Rumah Sakit Warmadewa yang nantinya bisa menunjang Fakultas Kedokteran di Unwar. Selain itu, pihaknya juga sedang mempersiapkan S2 Teknik dan Teknologi Pertanian.

“Saya juga bermimpi bisa menciptakan program studi vokasi, untuk generasi-generasi muda kita yang nanti ingin melanjutkan ke sekolah tanpa harus bertitel sarjana. Karena istilah vokasi ini mempersiapkan tenaga-tenaga pekerja yang nanti sangat dibutuhkan dalam pasar dan dunia kerja,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina YKKPB, Drs. I Nyoman Yasa, M.Si., mengungkapkan perjalanan panjang 33 tahun YKKPB yang penuh suka duka sudah membuahkan hasil yang membanggakan. Namun, ia akui masih banyak yang harus diraih dengan kerja keras dan profesional. Dengan demikian  YKKPB tetap bisa berjalan dan  eksis hingga 100 tahun ke depan, bahkan lebih.

 “Kerja keras, kerja ikhlas dan kerja sama perlu dimaknai lewat kinerja yang terbaik, sehingga YKKPB makin berjaya di masa akan datang,” tandasnya.

Malam puncak HUT ke-33 YKKPB ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua YKKPB, Dr. Drs. AA. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., didampingi oleh Rektor Unwar, Prof. Dewa Putu Widjana, Ketua Dewan Pembina YKKP, Drs. I Nyoman Yasa, M.Si., dan dihadiri seluruh jajaran dilingkungan YKKPB dan civitas akademika Unwar. (pur)