Wisuda Ke-64 dan Dies Natalis Ke-36 Unwar Dilakukan Secara Daring  

Masih merebaknya pandemi Covid-19 di Bali, mengharuskan Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menggelar  wisuda ke-64 dan Dies Natalis ke-36 secara daring (online).

Rektor Unwar Prof. dr. I Dewa Putu Widjana, DAP&E.,Sp.Park. (tengah) didampingi Wakil Rektor I Ir. I Nyoman Kaca, M.Si. (kiri)), Wakil Rektor II Ni Putu Partamawati, S.E.,M.M., Wakil Rektor III Dr. Ir. I Wayan Parwata, MT.,IPM. (2 dari kanan) dan Ketua Panitia Wisuda Drs. I Wayan Sudemen, M.Si. (kanan) saat berfoto bersama.

Denpasar (bisnisbali.com) –Masih merebaknya pandemi Covid-19 di Bali, mengharuskan Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menggelar  wisuda ke-64 dan Dies Natalis ke-36 secara daring (online). Kendati demikian, upacara wisuda dan perayaan Dies Natalis tidak mengurangi makna yang sesungguhnya. Sebanyak 1.131 orang wisudawan yang terdiri dari 79 orang magister (S2) dan 1.052 orang sarjana (S1) dilepas secara daring oleh Rektor Unwar, Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E.,Sp.ParK., Kamis (24/9) ini.

Hanya perwakilan masing-masing Prodi yang diwisuda secara langsung yang prosesinya dipusatkan di Gedung Auditorium Widya Sabha Uttama Kampus Unwar, Kamis (24/9) ini. Sementara wisudawan lainnya mengikuti prosesi secara daring dari kediaman masing-masing. Seluruh prosesi upacara sisuda dan dies natalis tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Wisudawan terbaik untuk program Pascasarjana Unwar diraih oleh Tri Indarti, S.Sos.,M.AP. dari Prodi Magister Administrasi Publik dengan IPK 4,00 (cumlaude). Dan wisudawan terbaik untuk S1 diraih oleh Putu Krisnawan Kalimutu dari Prodi Agroteknologi Fakultas Pertanian dengan IPK 3,99 (cumlaude).

Dengan dilepasnya para wisudawan ini, Unwar telah mempunyai alumni sebanyak 33.433 orang.

Rektor Unwar Prof. Widjana, mengatakan dari 1.131 orang wisudawan sebanyak 437 orang (38,67%) lulus dengan predikat cumlaude. Prestasi output untuk Program S2 rata-rata IPK 3,8 (98,73%). Sedangkan, prestasi output untuk S1 rata-rata IPK 3,44 (95,90%). “Saya berharap para lulusan harus profesional di tengah masyarakat, sebab untuk meraih sukses tidak cukup berbekal IPK yang tinggi, tetapi diperlukan kemampuan untuk mensinergikan antara intrapersonal skill dengan interpersonal skill. Ini merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing dalam era kompetitif saat ini,” tegas Prof. Widjana.

Dikatakan, dari hasil evaluasi lulusan yang dilakukan secara berkala, dari tracer study yang terakhir sebanyak 97,74 % lulusan sudah bekerja dan masa tunggu untuk mendapatkan pekerjaan selama 3,54 bulan. Sementara itu, untuk kinerja lulusan yang penilaiannya dilakukan oleh pengguna, 91,28% mempunyai kinerja baik dan sangat baik.

Ketua Yayasan Kesejahteraan Korpri Propinsi Bali (YKKPB), Dr. Drs. A.A. Gede Oka Wisnumurti, M.Si., mengatakan YKKPB sebagai Badan Hukum Penyelenggara Pendidikan Tinggi Unwar terus berkomitmen mengembangkan lembaga dalam menghadapi tantangan global sesuai visi universitas “bermutu, berwawasan ekowisata, dan berdaya saing global 2034”. Berlandaskan Sapta Bayu sebagai Spirit Sri Ksari Warmadewa, yayasan selalu proaktif dalam pengelolaan sumber daya secara sistematis dan terencana. Dengan harapan Unwar mampu menjadi perguruan tinggi terkemuka dambaan masyarakat.

“Khusus kepada para wisudawan, saya berharap jadilah sarjana yang berkarakter, kritis, cerdas, inovatif, dan profesional yang dijiwai Spirit Sapta Bayu, sehingga mampu memenangkan kompetisi di manapun dan kapan pun,” pungkas Wisnumurti.

Dalam perayaan dies natalis ke-36 ini, berbagai pencapain dan prestasi akademik maupun non akademik telah diraih Unwar. Namun, yang paling menggembirakan adalah keluarnya izin pembukaan Prodi S3 (Doktor) Ilmu Hukum yang merupakan satu-satunya yang ada di perguruan tinggi swasta di bawah naungan LLDIKTI Wilayah VIII Bali-Nusra. Selain itu, Prodi S2 Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan dan Prodi S2 Sains Pertanian juga telah dikembangkan Unwar. Di samping juga membuka prodi baru lainnya, yaitu Prodi Vokasi D3 Teknologi Telekomunikasi.

Dari segi SDM, Unwar dengan 26 Prodinya diasuh sebanyak 395 orang dosen berkualifikasi doktor, 101 orang dengan kualifikasi magister dan 14 orang guru besar. Dan 4 orang dosen sedang diusulkan menjadi guru besar. *kmb

BAGIKAN