Wishnutama, Ingin Turis Berkualitas dengan ”Spending” Besar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan, pembangunan pariwisata ke depan tidak hanya berorientasi pada jumlah, namun juga meningkatkan kualitas turis yang datang.

Mangupura (bisnisbali.com) –Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan, pembangunan pariwisata ke depan tidak hanya berorientasi pada jumlah, namun juga meningkatkan kualitas turis yang datang.

“Maksud pariwisata yang berkualitas dalam arti kami meningkatkan kualitas turis yang datang ke Indonesia sehingga spending di Indonesia jauh lebih besar,” ujar Menparekraf Wishnutama, saat menghadiri Indonesia Tourism Outlook 2020 di Nusa Dua, seperti dikutip dari AntaraNews, Jumat (22/11) kemarin.
Ia mengatakan, sebelumnya pengeluaran turis yang datang ke Indonesia rata-rata sebesar 1.220 dolar AS dan pihaknya ingin meningkatkan jumlah tersebut.
Ia mencontohkan, Selandia Baru dalam satu tahunnya hanya dikunjungi oleh empat juta orang wisatawan, tetapi pengeluaran per kunjungan tercatat hampir 5.000 dolar AS.
“Dengan cara itu mereka bisa melindungi alamnya,” kata Wishnutama Kusubandio.
Ia menjelaskan, beberapa target utama yang ingin dicapai adalah adalah devisa, nilai tambah pariwisata dan industri kreatif, kesiapan destinasi industri dan masyarakat, serta peningkatan kapasitas SDM.  Selain itu juga menciptakan citra pariwisata yang berdaya saing tinggi, namun tetap dengan karakter lokal dan mementingkan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, melalui penerapan quality tourism, kelangsungan dan daya dukung lingkungan juga semakin terjaga karena pembangunan dan ekonomi kreatif harus diselaraskan dengan Sustainable Development Goals serta harus menerapkan konsep ekonomi hijau.
“Ini pun sejalan dengan tren pariwisata masa depan,  di mana ecotourism menjadi makin diminati oleh para wisatawan,” ujar Wishnutama.
Wishnutama mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar pariwisata bisa menjadi penyumbang devisa terbesar serta memberikan nilai tambah bagi industri kreatif yang akhirnya akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk mewujudkan visi Presiden Jokowi tersebut, pihaknya akan menjalankan sejumlah strategi, seperti menyasar lebih banyak wisatawan mancanegara dengan pengeluaran yang tinggi, misalnya melalui meeting, incentive, convention, exhibition (MICE).
“Juga wisata minat khusus seperti cruise, ecotourism, sport tourism, event dan lain-lain,” kata Wishnutama.
Untuk target wisatawan pada tahun 2020 mendatang, ia mengaku saat ini pihaknya sedang menghitung ulang, karena sistem penghitungannya juga sedang diulang. “Jadi begini, ke depan itu bukan numbers orang yang datang, tetapi kita harus tingkatkan kualitasnya,” ujar Wishnutama. *kmb

BAGIKAN