Wisatawan Australia Diharapkan Ramaikan Pariwisata Gianyar  

Kebijakan pemerintah pusat menutup sementara penerbangan ke Tiongkok akan berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali termasuk ke Gianyar.

BERKUNJUNG - Wisatawan Australia yang berkunjung ke Batuan Temple Gianyar.  

Gianyar (bisnisbali.com) –Kebijakan pemerintah pusat menutup sementara penerbangan ke Tiongkok akan berdampak pada penurunan kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali termasuk ke Gianyar. Kepala Dinas Pariwisata Gianyar, AA. Putrawan,  Kamis (6/2) mengatakan wisatawan Australia diharapkan bisa meramaikan Gianyar pascapenurunan wisatawan Tiongkok.

Diungkapkannya, wisatawan Australia  sudah menganggap Bali sebagai rumah kedua. Walaupun dunia dihadapkan ancaman virus corona, wisatawan Australia akan tetap berlibur ke Bali termasuk khususnya ke Gianyar.

Ia menjelaskan kunjungan wisatawan Australia relatif stabil ke Gianyar. Ini dikarenakan Gianyar khususnya Ubud sudah sangat dikenal wisatawan Australia.

Dipaparkannya, jarak dari Austalia ke Bali relatif sangat dekat. Tidak heran wisatawan Wisatawan Australia sudah beberapa kali berlibur ke Bali.

A.A. Putrawan menilai wisatawan Australia bisa lebih murah belibur ke Bali dibnadingkan wisatawan Australia berlibur di dalam negeri.

Wisatawan Australia berwisata ke Bali termasuk mengunjungi objek wisata di Gianyar tentu didasarkan rencana dan jadwal jelas. ” Mereka sangat memahami kawasan mereka yang dikunjung termasuk kawasan wisata Gianyar,” tegas AA. putrawan.*kup

BAGIKAN