Wayan Wirasa, Tunda Rekrut Pegawai

PEMERINTAH Kabupaten Gianyar memastikan menunda perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun ini.

PEMERINTAH Kabupaten Gianyar memastikan menunda perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun ini.  Penundaan ini akibat kendala keuangan karena pendapatan pemerintah daerah menurun dampak pandemi Covid-19.

Penundaan penerimaan CPNS dan P3K ini merupakan hasil koordinasi dengan Sekda dan rapat dengan SKPD terkait. “Setelah formasi CPNS dan P3K turun, BKPSDM melapor ke Sekda dan berkoordinasi dengan SKPD terkait. Hasilnya diputuskan ditunda,” ucap Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gianyar  Wayan Wirasa.

BKPSDM berkoordinasi dengan SKPD berkoordinasi terkait kekurangan pegawai untuk diajukan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Seperti tenaga guru sepenuhnya dimasukkan dalam formasi P3K sesuai ketentuan pusat.  Khusus P3K yang lolos wajib terekam di Dapodik. Formasi P3K mengutamakan guru yang sudah mengabdi di masing-masing sekolah. BKN menurunkan formasi CPNS dan P3K 2021 pada Mei ini. Gianyar memperoleh formasi P3K sebanyak 1.227 dan formasi CPNS 29.

Wirasa menyatakan Pemkab Gianyar sangat ingin dilaksanakan pengangkatan CPNS dan P3K. Khusus untuk pengangkatan P3K akan bisa membantu mengangkat posisi guru non-PNS di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Akan tetapi keuangan daerah terutama Pendapatan Asli Daerah( PAD) mengalami penurunan. Oleh karena itu, pemkab berharap permakluman kepada calon CPNS dan calon P3K. ‘’Penundaan akan berlangsung sampai situasi membaik,” jelasnya.

P3K penghasilannya sama dengan PNS. Gajinya dari DAU (Dana Alokasi Khusus/pusat), namun TPP (tunjangan) dari kabupaten. Bedanya, P3K tidak mendapatkan dapat pensiunan dan tidak diperkenankan pindah tugas. Ribuan formasi P3K dan CPNS yang diberikan pusat pada 2021 memerlukan anggaran Rp 24 miliar setahun. *kup

BAGIKAN