Wayan Sumandia, Jadi Tantangan

DALAM menggarap wisatawan lokal termasuk nusantara menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku ataupun pengelola pariwisata di tengah biaya operasional yang cukup tinggi.

DALAM menggarap wisatawan lokal termasuk nusantara menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku ataupun pengelola pariwisata di tengah biaya operasional yang cukup tinggi. Menyesuaiakan produk dan harga serta memberikan berbagai promo menarik jadi salah satu upaya yang dilakukan.

Seperti yang dilakukan oleh General Manager Furama Xclusive & Villa, Ubud, Wayan Sumandia. Ia mengatakan, selain menawarkan diskon tarif menginap hingga 75 persen pada resort yang dikolola, pihaknya juga membuat penawaran menarik serta disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan wisatawan lokal. Seperti  day light package yang menawarkan paket berenang kepada wisatawan lokal dengan penggunaan fasilitas vila. Promo ini pun menjadi promo menarik yang paling banyak diminati wisatawan lokal dengan harga terjangkau.

Permintaan paket ini dikatakannya cukup banyak, terutama pada hari libur. Namun demikian, diakuinya permintaan hari-hari biasa yang menjadi tantangan. “Pada hari-hari biasa paling ada tamu 1 dan 2. Tidak banyak, itu yang jadi tantangan bagi kami dalam menggarap wisatawan lokal,” terangnya.

Lebih lanjut dikatanya, kontinuitas permintaan wisatawan lokal juga belum berani diandalkan, yang dikhawatirkan lama-kelamaan minat wisatwan lokal untuk berlibur akan tergerus dipengaruhi daya beli yang terus melemah. Terkait operasional resort yang dikelolanya, Sumandia mengaku usaha yang dilakukan saat ini hanya dapat membantu biaya operasional bukan untuk menutupi. Untuk itu dia mengaku sangat berharap kepada kunjungan wisatawan mancanegara bisa segara dibuka seiring pandemi Covid-19 terselesaikan. *wid

BAGIKAN