Wabup Suiasa dan Sekda Adi Arnawa Pimpin Langsung Penyemprotan Disinfektan

Pemerintah Kabupaten Badung terus bergerak melakukan pencegahan dan antisipasi ancaman Virus Corona.

TURUN LANGSUNG - Wabup Suiasa dan Sekda Adi Arnawa turun langsung memimpin penyemprotan disinfektan di area utama Mandala Pura Desa Kapal, Jumat (20/3).

Mangupura (bisnisbali.com) – Pemerintah Kabupaten Badung terus bergerak melakukan pencegahan dan antisipasi ancaman Virus Corona. Kesiapsiagaan dan kewaspadaan sangat penting untuk meminimalisir penyebaran virus Covid-19, sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia untuk bersama mencegah sebaran Covid-19 di seluruh wilayah dan daerah di Indonesia.

Setelah Kamis (19/3) lalu melakukan penyemprotan disinfektan di kawasan Kuta, Jumat (20/3) kemarin Satgas Tim Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung yang terdiri dari beberapa OPD (pimpinan dan jajaran) terjun langsung di 12 titik area publik meliputi, Pantai Pandawa, Patung Kuda Tuban, Mes Bali united Legian, Pantai Perancak, Pantai Seseh, Pantai Munggu, Pura Desa Kapal, Pasar Beringkit, Pura Taman Ayun, Pasar Blahkiuh, Pasar Petang, dan Rafting Bali Swing Bongkasa

Wakil Bupati I Ketut Suiasa turun langsung memimpin dan menyempatkan diri ngayah melakukan penyemprotan disinfektan di area utama Mandala Pura Desa Kapal, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan menggelar serangkaian prosesi upacara Melasti dan parum ring Bale Agung serangkaian menyambut Hari Raya Nyepi tahun Caka  1942. “Pura desa dan pantai yang akan menjadi pusat aktivitas masyarakat dalam serangkaian upacara menjelang Nyepi patut kita berikan atensi, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat kita yang akan melaksanakan kegiatan upacara agama di tempat tersebut,” katanya seraya mengatakan penyemprotan cairan disinfektan menyasar 12 titik area publik di berbagai wilayah kabupaten, yang dilaksanakan oleh satgas penanggulangan Covid-19 ini, meliputi pantai, pasar dan pura yang merupakan tempat tempat yang berpotensi memiliki konsentrasi aktivitas masyarakat tinggi menjelang Hari Raya Nyepi.

Pihaknya juga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Badung all out dan sigap mengantisipasi terkait ancaman penyebaran Virus Covid-19 . Maka dari itu ia mengajak semua pihak dan elemen masyarakat untuk berperan aktif bergotong royong menanggulangi penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung. “Mengingat keterbatasan waktu tenaga dan alat yang kita memiliki, untuk itu Pemerintah daerah perlu juga mendapatkan dukungan dari semua elemen masyarakat dan berbagai kalangan baik itu perusahaan hotel dan restoran untuk bergotong royong, bahu membahu menanggulangi penyebaran Covid-19. Mari tunjukkan aksi nyata dan solidaritas kita bahwa Badung bisa bersatu dalam menanggulangi Covid-19,” ajaknya.

Di samping itu Wabup juga memberi apresiasi kepada pihak Kelurahan Kapal yang secara sadar dan mandiri ikut terlibat dalam mencegah penyebaran Virus Corona ini. “Hari ini saya sangat mengapresiasi Kelurahan Kapal karena secara sadar dan mandiri sudah ikut terlibat aktif dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Perlu saya sampaikan ini merupakan langkah positif yang patut untuk ditiru dan ditindaklanjuti oleh desa maupun kelurahan yang lain di Kabupaten Badung untuk bersama-sama bergerak memerangi Virus Covid-19,” katanya.

Sementara itu ditempat berbeda Sekda Badung Wayan Adi Arnawa yang terlibat langsung dalam penyemprotan disinfektan di kawasan Patung Kuda Tuban mengimbau agar masyarakat dan pelaku industri pariwisata untuk tidak panik, karena Pemda Badung sudah membentuk Satgas Penanggulangan Covid-19 dengan melakukan aksi aksi nyata dalam meminimalisir dampak penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Badung.

“Hari ini Jumat, tim satgas kembali melanjutkan penyemprotan cairan desinfektan di beberapa titik area publik yang secara bertahap akan dilakukan penyemprotan ke tempat keramaian warga dan lainnya di semua wilayah Kabupaten Badung sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ucapnya seraya menjelaskan bahwa prioritas penyemprotan disinfektan yang menjadi sasaran satgas adalah ruang publik yang menjadi simpul aktivitas masyarakat.

Dikatakan penyemprotan disinfektan pada fasilitas dan area publik itu bertujuan pencegahan saja. Jadi, masyarakat diharapkan tak perlu panik dan tetap waspada dengan cara menjaga kesehatan diri dan mematuhi semua protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Saya himbau kepada warga Badung untuk mengurangi aktivitas di tempat keramaian jika tidak penting. Kami juga meminta kerja sama seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan untuk meminimalisir potensi terjadinya penularan, khususnya di ruang publik. Dan lakukan cuci tangan secara rutin dan bersih,” pungkasnya. *adv

BAGIKAN