Wabup Sanjaya Yakin Vaksin Covid-19  Aman

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tabanan dimulai  Rabu (27/1)

VAKSINASI - Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya menjalani vaksinasi Covid-19 tahap pertama.

Tabanan (bisnisbali.com)  –Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Tabanan dimulai  Rabu (27/1) kemarin. Wakil Bupati Tabanan yang juga Bupati terpilih dalam Pilkada Serentak 2020, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menjadi orang yang pertama divaksin Sinovac di BRSUD Tabanan. Sementara Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti berhalangan hadir sehingga tak ikut dalam vaksinasi perdana ini.

Pejabat lainnya yang mendapat vaksinasi pertama adalah Dandim 1619 Tabanan  Letkol Inf. Toni Sri Hartanto, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika, Sekda Tabanan I Gede Susila dan Direktur BRSU Tabanan dr. Nyoman Susila.

Wabup Sanjaya mengaku tidak ada persiapan berarti sebelum divaksin. “Saya tidak ada persiapan, karena setiap satu bulan sampai tiga bulan sekali rutin cek kesehatan. Jadi, saya tahu dengan keadaan. Saya optimis mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya seraya berharap seluruh masyarakat Tabanan sesegera mungkin mendapatkan vaksin.

Meskipun sudah uji klinis dengan keakuratan kurang lebih 60 persen atau lebih, Wabup Sanjaya meyakini vaksin Sinovac tidak memiliki efek samping yang berarti dan aman bagi kesehatan, baik buat dirinya maupun masyarakat Tabanan yang nantinya juga akan divaksin. “Saya berharap vaksinasi ini menjadi salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid,” tegasnya.

Sanjaya mengimbau seluruh elemen masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah dan secara disiplin menerapkannya di kehidupan sehari-hari.  “Pada rapat dengan Bapak Gubernur, ada tiga  klaster yang sangat dominan memengaruhi penyebaran Covid-19 menjadi tinggi. Klaster pertama adalah upacara adat, keluarga dan perkantoran,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat, sangat mustahil pemerintah daerah bisa menyelesaikan permasalahan ini. “Seluruh elemen masyarakat dan teman-teman media agar selalu menggaungkan sosialisasi 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Ini sangat penting, karena setiap orang memiliki potensi yang sama terpapar Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Tabanan I Gede Susila didampingi Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr. Nyoman Suratmika menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi tahap perdana diikuti 40 orang. Selain sejumlah pejabat, vaksinasi juga diikuti tenaga kesehatan di BRSU Tabanan. Tenaga kesehatan dan pejabat yang divaksin tahap pertama akan mengikuti vaksinasi tahap kedua pada 9 Februari mendatang di BRSU Tabanan.

Disinggung terkait Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti yang tidak mengikuti vaksinasi perdana, Susila mengatakan Ibu Bupati berhalangan hadir dan akan menyusul pada jadwal vaksinasi berikutnya. *man

BAGIKAN