Wabup Klungkung Imbau Masyarakat Pesisir Waspadai Cuaca Buruk

Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini berpotensi menimbulkan gelombang tinggi termasuk di pesisir Kabupaten Klungkung.

TINJAU - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meninjau aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Penyeberangan Monggalan Cedok Baru, Desa Kusamba.

Semarapura (bisnisbali.com) –Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini berpotensi menimbulkan gelombang tinggi termasuk di pesisir Kabupaten Klungkung. Sebagai upaya antisipasi sekaligus melihat kondisi di lapangan, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta langsung meninjau aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Penyeberangan Monggalan Cedok Baru, Desa Kusamba, Rabu (15/1). Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung,  I Putu Widiada dan instansi terkait lainnya.

Pelabuhan Penyeberangan Cedok Baru merupakan salah satu pelabuhan barang yang khusus mengirimkan bahan material bangunan dari Klungkung daratan menuju Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida. Di Pelabuhan ini terdapat 35 pekerja angkut barang dan 11 pekerja pengisi bahan bangunan seperti pasir.

Wabup Kasta menyempatkan diri untuk berbincang-bincang dengan salah satu pekerja di pelabuhan tersebut. Dirinya mengimbau para nelayan, pekerja dan masyarakat pesisir agar selalu waspada karena perubahan cuaca yang tidak dapat diprediksi. “Saya minta supaya pemilik perahu boat dan syahbandar dapat berkoordinasi untuk menginformasikan kondisi cuaca yang terjadi di pesisir maupun tengah laut, sehingga pelabuhan penyeberangan dari Monggalan Cedok Baru sampai Banjar Bias dapat bersiaga dan mengurangi jumlah muatan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Wabup Kasta.

Seorang pekerja angkut barang, Nyoman Surata mengatakan cuaca buruk sempat terjadi pada tiga hari lalu yang mengakibatkan terjadinya gelombang tinggi mencapai tiga meter. Alhasil, ia dan teman-temannya tidak dapat bekerja seperti biasanya. “Kondisi begini membuat kami mendapatkan penghasilan yang sedikit dari biasanya,” sebutnya. *dar

BAGIKAN