Wabup Bangli Ingatkan Tingkatkan Koordinasi Jelang Nataru

Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Bangli, Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, mengingatkan, pimpinan wilayah, baik camat, kepala desa, bendesa dan jajarannya, bisa terus meningkatkan koordinasi, baik dengan tokoh masyarakat maupun dengan pihak kepolisian dan TNI.

Bangli (bisnisbali.com) –Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kabupaten Bangli, Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, mengingatkan, pimpinan wilayah, baik camat, kepala desa, bendesa dan jajarannya, bisa terus meningkatkan koordinasi, baik dengan tokoh masyarakat maupun dengan pihak kepolisian dan TNI.

Menurutnya dengan koordinasi yang baik, semua permasalahan yang berpotensi menimbulkan kerawanan akan bisa diatasi dengan cepat. Hal ini disampaikan Wabup Sedana Arta saat mengikuti rapat koordinasi pengamanan Nataru di ruang pertemuan Polres Bangli.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bangli, Wayan Diar, Kapolres Bangli AKBP. I Gusti Agung Dhana Aryawan, Kasdim 1626 Bangli Mayor inf. Nouvy Effendy, Ketua FKUB Kabupaten Bangli Nyoman Sukra, pimpinan OPD terkait dan undangan terkait lainnya.
Lebih lanjut, Wabup Sedana Arta, menekankan, sekecil apapun potensi masalah yang bisa memicu terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat (khamtibmas), para pimpinan wilayah ini harus paling pertama tahu. Maka koordinasi antara stakeholder, harus makin ditingkatkan.

“Kalau perlu Kapolsek, Danramil dan Camat bisa melakukan kegiatan patroli bersama. Bagi kepala desa, bendesa sampai kelihan bisa melakukan patroli di wilayah masing-masing. Sehingga kalau muncul masalah bisa cepat diketahui dan diantisipasi,’’ pintanya.
Ia menambahkan, untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman di tengah masyarakat, bukan menjadi tugas polisi dan TNI semata, namun tugas ini bisa diperankan oleh siapa saja, karena aman dan nyaman merupakan kebutuhan bersama. Maka dari itu, ia megajak seluruh masyarakat untuk menciptakan rasa aman, karena aman bisa dimulai dari diri sendiri dengan menghidari perbuatan yang bisa mengganggu ketertiban umum.

“Ayo masyarakat Bangli, kita ciptakan rasa aman dan nyaman. Aman dan nyaman bisa dimulai dari diri sendiri untuk kepentingan bersama,“ serunya.
Pada kesempatan itu, Wabup asal Desa Sulahan, Susut Bangli ini, juga mengingatkan, meskipun secara umum perayaan Tahun Baru di Kabupaten Bangli selalu berjalan dengan baik dan kondusif, namun ia tetap mengarisbawahi berbagai hal yang bisa memicu terganggunya keamanan di Kabupaten Bangli, terutama peredaran minuman beralkohol.

Ia mengatakan, saat perayaan pelepasan tahun, biasanya berjalan datar-datar saja, tetapi pascapesta berakhir, biasanya waktu ini yang rawan sehingga perlu mendapat atensi khusus dari semua pihak. “Pada kesempatan ini saya meminta stakeholder terkait untuk bisa melakukan pembinaan-pembinaan kepada masyarakat, untuk bisa menghidari kegiatan-kegiatan yang bisa mengganggu kamtibmas saat perayaan Tahun Baru,“ pintanya.
Sementara itu, Kapolres Bangli, AKBP Agung Dhana, mengatakan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman menjelang Nataru di Kabupaten Bangli, pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan, di antarannya operasi penyakit masyarakat (pekat) dan operasi cipta kondisi yang masih berlangsung sampai sekarang.

“Dalam operasi pekat, sampai hari ini kita sudah mengamankan 300 liter lebih minuman beralkohol lokal. Saya juga sudah perintahkan Kasat Narkoba agar tiap hari ada target operasi khusus minuman lokal beralkohol,“ serunya.

Untuk pengamanan Natal dan perayaan penyambutan Tahun Baru, pihaknya dibantu TNI, Pol PP dan Dinas Perhubungan akan menurunkan dua per tiga dari kekuatan. Sisanya akan dikerahkan untuk pengamanan Tahun Baru. “Untuk perayaan Natal dan penyambutan Tahun Baru, kita kerahkan dua per tiga pasukan, sisanya kita kerahkan untuk pengamanan tahun baru,“ pungkasnya.*ita

BAGIKAN